Artikel
18 Agustus 2016 | 16:44 wib Home » Artikel » Detail

Pak Wai Sang Pelukis Kilat

image

Pak Wai sedang memainkan Kuas diatas Dinding DPW PKS Jateng. (RPF-Aha)


Semarang, PKS Jateng Online - Nuansa perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke 71 tahun turut dirasakan dinding - dinding kantor Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah. Pasalnya, dinding - dinding tembok markas partai dakwah itu seolah berkata "Hai Pemuda, Junjung Tinggi Merah Putih, Bangga dan Katakan Ini Indonesiaku."

Seni lukis dinding yang menyampaikan pesan moral kepada setiap orang tersebut merupakan buah tangan dari salah satu seniman lukis realis, bapak Waimin. Pria yang pernah membuat mural di salah satu kantor polisi itu itu kini membuat mural yang mengajak pemuda untuk turun tangan membawa bendera merah putih setinggi - tingginya dan bangga mengatakan bahwa ini Indonesiaku dengan prestasi, keimanan, dan kemandirian.

Waimin dulu merupakan salah satu seniman yang terkenal dengan sebutan pelukis kilat, karena dia telah membuat banyak karya di berbagai tempat dengan waktu yang singkat. Diantaranya dia membuat lukisan di rumah salah satu pedagang cina di Semarang dengan konsep "Back To Nature, mendatangkan kenyamanan dan kedamaian", suasana alam yang dimunculkan melalui coretan tangannya.

Selain itu, dia juga membuat beberapa konsep mural mengenai pendidikan di beberapa sekolah, seperti di TK Bhayangkara Semarang Utara dengan konsep "Bermain, Belajar, dan Bergembira mengenal hewan, tumbuhan, alat transportasi, dan macam profesi". Kemudian Waimin juga menyuguhkan suasana keceriaan di SDIT Robbani Kendal dengan konsep " Bermain, Belajar, Bergembira mengenal makhluk hidup, profesi, cita masa depan".

Secara khusus pada Tanggal 17 agustus 2016 ini, Waimin menuturkan bahwa dirinya sekali lagi menyempatkan waktu untuk melukis dinding kantor DPW PKS Jateng. Dalam rangka menyemarakan Hari Ulang Tahun Indonesia, sebagai salah satu pengurus DPW PKS Jateng ia merasa bahwa perlu ada cara lain untuk menyampaikan pesan moral kepada masyarakat, dan dia memilih untuk mencorat - coret kuasnya di atas dinding PKS Jateng.

Semasa kecil, Waimin sudah mahir dalam dunia seni ketika dalam pembelajaran dia sibuk menggambar buku yang dia punya dan tidak mau lepas dari aktifitas seni. Menurut ceritanya, dia pernah menjadi delegasi Sekolah dalam lomba pembuatan patung pasir tingkat Sekolah Dasar seluruh Jawa tengah di Pantai Alam Indah Tegal. 

Tak ayal ketika masuk kehidupan kampus, Waimin yang kuliah di Universitas Negeri Semarang (IKIP Semarang) pada tahun 1989 itu mampu menjadi Mahasiswa Teladan. Waimin menuturkan bahwa dirinya bisa menyelesaikan kuliah dari karya seninya, dia bisa membuat sebuah lukisan yang tampak seperti sebuah foto (Fotorealisme) tapi kmeudian setelah menikah ia memutuskan untuk melukis naturalis. 

Dan kini sesekali ketika ingin menyalurkan hasrat seninya, dia memainkan kuas dan warnanya untuk menggambarkan lukisan dekoratif. Bapak 2 anak ini menceritakan juga bahwa pada tahun 2002 ia pernah mendapat peringkat ke 4 dalam lomba mural tingkat Jawa Tengah. Kemudian menggambar di beberapa sekolah. 

Tidak hanya ahli dalam memainkan kuas dan warna, Waimin mengaku mahir juga dalam memainkan tangan untuk menyulap sesuatu menjadi barang berseni. Dia telah banyak membuat karya seni sehingga bisa untuk memenuhi kehidupan sampai dia memutuskan untuk berhenti dalam dunia seni, tetapi Waimin mngatakan bahwa dirinya tetap tidak bisa lepas dengan seni. 

Pria yang kini menjadi salah satu pengurus yayasan pendidikan di semarang itu mengaku bahwa tidak sedikit teman yang menanyakan dan menyayangkan pilihan hidupnya untuk pergi dari dunia seni. Namun Waimin mengaku bahwa dirinya masuk kedalam dunia mengajar karena panggilan hati, layaknya seniman yang bekerja berdasarkan panggilan hati.

Hal tersebut dibuktikan oleh Waimin, meskipun pindah ke dunia pendidikan tetapi dia menjadi guru Seni Budaya. Mengajarkan teknik seni yang dia geluti sejak kecil kepada anak didiknya, sehingga tidak sedikit muridnya yang sudah mampu untuk membuat karya seni.

( Aha )

Baca Lainnya:

UPDATE

02 Februari 2017 | 13:33 wib

Anda Jomblo? Mau Nikah? Silahkan Beli Hantaran Menarik Karya PKS Kota Semarang ini

Semarang, PKS Jateng Online – Bagi Anda yang jomblo dan hendak merencanakan menikah, pasti membutuhkan hantaran pernikahan.…


01 Februari 2017 | 16:40 wib

Habib Syech Do'akan Yaris Untuk Salatiga Hati Beriman

image Salatiga, PKS Jateng Online - Menjaga keteduhan hati masyarakat Kota Salatiga, masyarakat Kalibening Salatiga menggelar…


01 Februari 2017 | 13:48 wib

Ini Pesan KH Kamal Fauzi Untuk Kader PKS Menjelang Pilkada Serentak 2017

image Semarang, PKS Jateng Online - Memasuki tahun 2017, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah…


30 Januari 2017 | 14:55 wib

Tanamkan Jiwa Kepemimpinan, Anak Kader Diajak Main Di Luar

image Semarang, PKS jateng Online – Jiwa kepemimpinan harus ditanamkan sejak kecil,  mengingat berarnya beban yang…


30 Januari 2017 | 14:52 wib

Yaris Bersama Mayarakat Salatiga, Jaga Kesehatan Lestarikan Lingkungan

image Salatiga, PKS Jateng Online - Perhelatan akbar rakyat Kota Salatiga yang tinggal menghitung hari, tak dilepas begitu saja…

© 2014 PKS JATENG ONLINE
Jl. Kelud Utara No.46, Petompon, Gajahmungkur, Kota Semarang
Telp. 024-70776373 Fax. 024-8311244 Email: info@pksjateng.or.id