Artikel
01 Desember 2016 | 08:57 wib Home » Artikel » Detail

Ada Dusta Diantara Kita #1

image

Oleh M Fauzi
Relawan Literasi PKS

PKS Jateng Online - Suatu ketika di Masjid Asy Syifa RSUP dr. Kariadi itu bisa dikatakan sebagai khutbah jumat yang paling berkesan sepanjang yang pernah saya ikuti. Bukan hanya materi khutbahnya yang sangat bagus, tetapi cara penyampaiannya yang sangat apik dan menyentuh. Yang disampaikan adalah betapa indahnya kehidupan ini seandainya tak ada dusta.

Kami (para sahabat nabi) tidak mengerti arti dusta sampai munculnya fitnah, begitulah salah satu yang khatib sampaikan. Mulanya, menyampaikan hadis Rasulullah itu tinggal disampaikan saja, sampai munculnya fitnah, sehingga setiap disampaikan suatu hadis, harus ditanyakan sanad-sanadnya, jika sanadnya terpercaya, hadis itu baru bisa diterima, dan jika tidak maka hadis itu ditolak.

Betapa indahnya kehidupan ini seandainya tak ada dusta. Tak ada prasangka, tak ada curiga. Tak perlu ada pengawasan. Kehidupan ini akan mengalir dengan sangat nyaman.

***

Era kemajuan teknologi membuat kehidupan dunia maya banyak menggeser peran dunia nyata. Padahal penduduk dunia maya bukanlah manusia-manusia berwujud fisik yang kasat mata, tetapi para akuntan. Dari sinilah muncul bencana informasi.

Pernah terjadi di sebuah grup, ada yang menshare sebuah link berita, Pemprov DKI mulai memberi vaksin kanker serviks kepada anak SD. Tetapi informasi tersebut disertai black campaign terhadap pihak tertentu. Pemberian vaksin tersebut dianggap sebagai upaya untuk menekan populasi bangsa Indonesia, bla bla bla.

Kemudian ada klarifikasi dari salah seorang anggota grup yang profesinya memang terkait dengan medis, bahwa pemberian vaksin HPV sudah menjadi program IDAI (Ikatan Dokterr Anak Indonesia) sejak tahun 2010. Mengapa diberikan pada anak usia SD? Karena kalau diberikan pada usia emak-emak, minimal sekali manfaatnya. Efek samping menopause dini itu merupakan hoax saja. Dana juga bukan dari Pemprov DKI, tapi dari Kemenkes. Karena dana terbatas, DKI menjadi yang pertama.

Begitu banyak informasi bertebaran di dunia maya, sementara kebanyakan para pengguna media sosial adalah kalangan awam informasi yang belum tentu bisa mencerna informasi yang didapat, apalagi informasi tersebut sepintas kelihatannya menarik.

Beberapa waktu lalu ada informasi yang sempat menjadi viral, dialog antara AA Gym dengan Panglima TNI sebelum dilangsungkannya ILC di TVONE, yang kemudian diklarifikasi bahwa itu tidak benar. Ada lagi tentang berita yang awalnya berasal dari sumber resmi, tentang imam masjid New York, Shamsi Ali yang mengutip pernyataan seorang pemimpin gereja di AS, tetapi di Indonesia, berita itu kemudian banyak turunannya, bahkan cukup liar, hingga beliau harus mengklarifikasi bahwa itu tidak benar. Ada pula informasi yang mengatasnamakan ustadz Bachtiar Nashir, berupa ajakan untuk mengepung istana, dan diklarifikasi beliau bahwa itu tidak benar.

Carut marutnya penyampaian hadis pada masa salaf nyatanya membawa hikmah, kehati-hatian dari umat ini dalam menjaga keaslian hadis-hadis Rasulullah, sehingga otentitas agama ini tetap terjaga hingga generasi-generasi selanjutnya. Kesulitan besar untuk mengurai carut marutnya permasalahan tersebut juga melahirkan tokoh-tokoh besar ahli hadis yang dikenal dalam sejarah, seperti Imam Bukhari dan Muslim.

Maka, carut marutnya era informasi ini juga membutuhkan peran serupa, dalam tantangan yang berbeda, agar melahirkan peran-peran hebat dari upaya mencegah bencana informasi yang mengancam kehidupan umat manusia ini.

( Haa )

Baca Lainnya:

UPDATE

02 Februari 2017 | 13:33 wib

Anda Jomblo? Mau Nikah? Silahkan Beli Hantaran Menarik Karya PKS Kota Semarang ini

Semarang, PKS Jateng Online – Bagi Anda yang jomblo dan hendak merencanakan menikah, pasti membutuhkan hantaran pernikahan.…


01 Februari 2017 | 16:40 wib

Habib Syech Do'akan Yaris Untuk Salatiga Hati Beriman

image Salatiga, PKS Jateng Online - Menjaga keteduhan hati masyarakat Kota Salatiga, masyarakat Kalibening Salatiga menggelar…


01 Februari 2017 | 13:48 wib

Ini Pesan KH Kamal Fauzi Untuk Kader PKS Menjelang Pilkada Serentak 2017

image Semarang, PKS Jateng Online - Memasuki tahun 2017, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah…


30 Januari 2017 | 14:55 wib

Tanamkan Jiwa Kepemimpinan, Anak Kader Diajak Main Di Luar

image Semarang, PKS jateng Online – Jiwa kepemimpinan harus ditanamkan sejak kecil,  mengingat berarnya beban yang…


30 Januari 2017 | 14:52 wib

Yaris Bersama Mayarakat Salatiga, Jaga Kesehatan Lestarikan Lingkungan

image Salatiga, PKS Jateng Online - Perhelatan akbar rakyat Kota Salatiga yang tinggal menghitung hari, tak dilepas begitu saja…

© 2014 PKS JATENG ONLINE
Jl. Kelud Utara No.46, Petompon, Gajahmungkur, Kota Semarang
Telp. 024-70776373 Fax. 024-8311244 Email: info@pksjateng.or.id