img

Memahami Syahadat Risalah

img

Untuk menjaga kehormatan manusia, Allah menurunkan petunjuk berupa wahyu yang terdapat dalam kitab suci dan mengutus para Rasul yang membimbing mereka untuk menemukan dan mengenali Tuhan yang sebenarnya. Hal ini penting agar mereka tidak menuhankan selain Allah. Demikian itu karena selain Al-Khaliq adalah makhluk. Kalau sama - sama makhluk berarti kedudukannya sama atau kadang bahkan lebih rendah dibanding manusia itu sendiri. Bimbingan dan ajaran yang dibawa oleh para Rasul itulah yang selanjutnya disebut Islam. Orang yang masuk Islam disebut muslim.

Untuk mengikuti kehendak Allah dan menjalankan tuntunan-Nya, manusia tidak mungkin menerima ajaran Allah itu secara langsung. Demikian itu karena manusia tidak mungkin bertemu langsung atau mendengar langsung suara Tuhan kecuali dengan perantaraan Malaikat terpilih, Jibril a.s. yang Allah utus untuk menyampaikan wahyu kepada manusia pilihan, yaitu para nabi dan rasul. Selanjutnya para rasul itulah yang menyampaikan ajaran langit tersebut kepada umat manusia. Nabi dan Rasul yang dapat kita ketahui ada 25 orang. Yang pertama adalah Adam yang menjadi nenek moyang umat manusia, yang terakhir adalah Muhammad Saw. Diantara para Rasul itu ada 4 orang rasul yang disebut sebagai ulul azmi karena kegigihan mereka dalam jihad dan berjuang, yaitu Nabi Ibrahim, Nabi Nuh, Nabi Musa dan Nabi Muhammad Saw. Yang terakhir ini disebut sebagai sayyidul anbiya' wal mursalin.

Keimanan dan keislaman seseorang tidak akan benar sebelum ia mengikuti ajaran yang dibawa oleh Nabi terakhir itu sebagaimana sabdanya :

"Tidaklah beriman salah seorang kalian sebelum hawa (nafsunya) mengikuti (ajaran) yang aku bawa." (Disebutkan dalam al-Arba'in an-Nawawiyyah hadits ke-41).


Dari uraian di atas ada beberapa kesimpulan yang perlu kami sampaikn, yaitu :

1) Kita wajib meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah dengan meningkatkan pemahaman kita terhadap rukun Islam yang pertama.

2) Pemahaman kita terhadap syahadat tauhid dan syahadat rasul akan menentukan kualitas diri kita di mata Allah dan di mata sesama.

3) Syahadat tauhid diwujudkan dengan ikhlas beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apa pun.

4) Syahadat rasul diwujudkan dengan mengikuti tuntunan rasul dan meneladaninya dalam menjalani kehidupan ini. 


Ditulis Oleh : Ust. Jasiman Lc dalam buku Mengenal dan Memahami Islam