img

Rodhi: Jangan Bebani Warga Miskin Biaya Administrasi Pasang Listrik

img

LIHAT METERAN. Jajaran Komisi D melihat meteran dalam program elektrifikasi atau ketersediaan listrik bagi warga tidak mampu di Rembang. (Foto: Choirul Amin),

SEMARANG, PKS Jateng Online – Komisi D DPRD Jateng memantau tingkat elektrifikasi atau ketersediaan listrik bagi warga tidak mampu di Rembang, Jumat (29/9/2017). Dari pemantauan itu, anggota DPRD menilai tingkatannya sudah cukup baik terutama di Desa Dasun, Kecamatan Lasem, yang sudah ada 17 titik.

Anggota Komisi D Moehamad Rodhi berpendapat data yang masuk ke Desa harus ter-update, supaya tidak ada selisih data saat pemasangan nanti. "Kalau datanya sudah klop, nanti akan kita dorong agar bisa disegerakan dilakukan pemasangan instalasi," imbunya.

Sementara, Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri mengatakan bahwa upaya pemerintah untuk ketersediaan listrik sampai ke pelosok desa sudah lebih baik, meskipun masih belum merata.

"Seharusnya untuk warga yang tidak mampu tidak dibebani biaya administrasi untuk instalasi dan pemasangan listrik, karena rata-rata matapencaharian mereka sebagai petani garam, otomatis waktunya akan terbuang jika seketika harus membeli pulsa listrik ke minimarket ataupun kantor pos terdekat," tambahnya.

Menanggapi hal itu, Perwakilan Dinas ESDM Jateng Pudji Supajitno mengatakan, saat ini data kemiskinan yang kami peroleh dari BPS (Badan Pusat Statistik) di Provinsi Jateng yang bakal menerima pemasangan listrik 450 watt secara gratis. Perinciannya terdiri dari 4 stop kontak, 2 sakelar dan 2 lampu. Anggaran pemasangannya berasal dari APBD Jateng 2017.

Sumber: Warta Legislatif