img

PELATIHAN RELAWAN YANG MEMBARA

img

Suasana Pelatihan Relawan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah di Pantai Laguna Kebumen (PKSFoto - Tim)

Sebuah catatan dari relawan mengenai perjalanan mengikuti pelatihan relawan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah di Pantai Laguna Kebumen.

Semua berawal dari niat yg mengharap berkah..
Untuk memenuhi kebutuhan tarbiyah jasadiyah..
Agar muwashofat ini terpenuhi sudah..

Meski harus berkurban waktu, harta dan jiwa..
Ikhwah terbina tetep semangat ikut Pelatihan..
Meninggalkan anak istri tercinta..
Bersiap siaga untuk membela agama..
Dan NKRI juga tentunya..

Ada ikhwah berumur 60tahun lebih..
Sebaliknya ada yang muda berumur 18tahun lebih..
Ada juga ikhwah yang berangkat dengan satu kaki tertatih..
Ikhwah lain yang punya riwayat sakit polio, jantung bahkan berkaki palsu pun hadir..
Mereka bersemangat menyambut seruan dengan takbir..

Dari Jateng ujung barat sampe ujung timur..
Mereka datang secara teratur..
Dari Brebes sampai Saragen dan Blora..
Mereka datang dengan semangat yang membara..

Kemah Bakti Nusantara di pantai laguna..
Penuh dengan suasana yang berbeda..
Dengan jumlah 1336 ikhwah sebagai peserta..
Memecahkan rekor pengibaran merah putih sepanjang 1,5km di pantai selatan jawa..

Polisi mengisi materi radikalisme yang harus dijauhi..
TNI mengajarkan materi PBB sbg bentuk kedisiplinan sehari-hari..
Ada juga materi survival utk menjaga diri saat bahaya menghampiri..
Dan terpenting lagi materi menjaga NKRI harga mati..

Survival dalam waktu tiga hari..
Tidak ada uang, makanan enak dan hp utk komunikasi..
Hanya makanan mentah yang bisa didapati..
Bahkan air minumpun harus melewati proses destilasi..
Dari air laut yang rasanya asin sekali..

Kami berjalan melawati pesisir pantai selatan..
Sepanjang 20km mata memandang..
Dengan rasa haus, lapar dan letih kami terus berjalan..
Makanan kami kelapa tua, kerang dan daun2an..
Bahkan semangka dan melon dijalananpun kami makan..
Sebatas mengganjal perut yang kelaparan..

Tidur kami beratapkan langit..
Alas tidurpun berupa matras yang sempit..
Diiringi deburan ombak yang menderu dera..
Cuaca dingin dan hujan menjadi suasana biasa..

Kami terus berjalan menyusuri pantai..
Dengan langkah yang semakin gontai..
Entah kapan rasanya perjalanan ini usai..
Pasir pantai memperberat langkah untuk sampai..

Alhamdulillah happy ending akhirnya...
Kami disambut makanan enak tiada tara..
Dan kamipun dibebaskan untuk jajan apa aja..
Setelah menempuh ujian kembara yang sangat luar biasa..

Satu catat kami diakhir acara...
Usatadz kamal memberi tausyiah penggugah jiwa, bahwa..
_Menyatukan kebenaran dan kekuataan adalah cita2 kita_

Yaa Allah..
Semoga ini menjadikan ridhoMu..
Untuk sebuah makna perjuangan dijalanMu..
Agar diri dan jamaah ini terus melaju..
Untuk perjalanan panjang yang tak kenal jemu..
Demi mardhotillah yang kami tuju..

Catatan kecil untuk ikhwah Banjarnegara
Banjarnegara, 08 Oktober 2017, pukul 17:26