img

Ketela di Jalan Dakwah [Catatan Perempuan Siaga]

img

Peserta sedang membantu panitia untuk menyiapkan ketela dan jagung untuk makan siang peserta pelatihan perempuan siaga pks jateng (PKSFoto - Tsuyoi)

...adalah Ketela dan Jagung rebus
Ternikmat yang pernah kurasa. Rasa yang tak pernah kulupa. Benar benar  laa tansa

Sesungguhnya Engkau tahu bahwa hati ini tlah berpadu
Berhimpun dalam naungan cintaMu
Bertemu dalam ketaatan
Bersatu dalam perjuangan
Menegakkan syariah dalam kehidupan...

"Sesungguhnya berkumpul adalah kenikmatan."
Begitulah nasehat dahsyat ustadz *Kamal Fauzi, Ketua Umum DPW PKS Jawa Tengah. Nasehat yang beliau sampaikan saat memberi arahan di upacara pembukaan Latansa hari Ahad 19 november 2017 kemarin benar2 kami rasakan. Nasihat pengingat. Nasihat pengikat agar hati dan jiwa ini selalu taat.

Kenikmatan yang indah. Betapa kami merasakan bahwa kesendirian kami bukanlah apa-apa. Diri ini hanyalah sebutir debu di antara ribuan jiwa-jiwa tulus yang berkumpul di lapangan Kwarda Jateng Candra Birawa.

Melihat dan merasakan diantara 2.300 akhwat berpakaian putih berkumpul dan membawa bendera merah putih di tangan kanannya benar-benar pemandangan yang indah.

Pemandangan yang bikin merinding, membuat air yang bening jatuh membasahi pipi ini. Namun derai air mata itu justeru menghangatkan hati. Hati yang rindu selalu bersatu dan bertemu di jalan dakwah ini.

Laa haula wa laa quwwata illa billah

Keindahan ini bertambah ketika memasuki waktu dzuhur dan mereka sholat berjama'ah.

Alhamdulillah saya berkesempatan melihat pemandangan ini karena sedang mendapat dispensasi dari Allah untuk tidak sholat.
Sholat berjama'ah yang ditingkahi gerimis kecil. Sungguh syahdu. Masya Allah.

Selesai sholat guyuran hujanpun bertambah deras.

Dan tibalah waktu makan siang dengan menu ketela dan jagung rebus itu

Kamipun makan ketela dan jagung yang berbumbu air hujan ini. Maka nikmat Allah manakah yang engkau dustakan

Sungguh terasa nikmat. Bisa jadi ini ketela dan jagung ternikmat yang pernah saya rasakan.

Ketela dan jagung yang berpadu dengan barokah Allah yang turun melalui hujan yang tercurah kepada kami.

Tak terasa air matapun ikut menetes dan do'a-do'apun terucap sambil menikmati menu mewah yang belum pernah saya rasakan sebelumnya.

Semoga Allah senantiasa memberikan bangsa ini kebaikan.

Semoga barokah Allah terlimpah untuk bangsa Indonesia.

Semoga kami selalu berada di dalam kebaikan. Semoga kami dikumpulkan di surga Nya Allah.

Intanshurullaha yanshurkum wa yutsaabit aqdamakum