img

Laris Tanpo Siso [Catatan Perempuan Siaga]

img

Perempuan Siaga PKS Jateng berkumpul memadati lapangan bumi perkemahan wilayah Candrabirawa dalam Pelatihan Perempuan Siaga PKS Jateng (PKSFoto - Tim)

Ribuan langkah kau tapaki
Pelosok negeri kau sambangi
Tanpa kenal lelah jemu
Sampaikan firman Tuhanku

Sepenggal episode kehidupan kurasakan begitu menggantungkan tanya: LATANSA, jangan engkau lupakan. Pertama ku mendengar kabar hatiku berdebar. Mau ada LATANSA, Pelatihan Perempuan Siaga. Se Jateng lagi. Saya dah sueneng banget. Teringat untuk reuni dengan para sahabat. Semangat untuk segera mendaftar (meski lutut saya sedang bermasalah). Bismillah

Kemudian ketika ada seseorang yang bilang "itu gak wajib, yang bisa saja" saya mah heran.

Memang gak bisa dibilang wajib seperti wajibnya sholat 5 waktu. Namun, wajibnya latansa, bagi yg tdk ada udzur syar'i Menurutku ya tetap merupakan kewajiban. Kecuali bagi yang udzur syar'i.

Laris tanpo sisa.
Dan benar ternyata antusias se Jateng untuk ikut dalam acara ini sungguh luar bisa. Teringat KEMBARA yang membara hingga dimana mana.

Di Latansa ini ada yang ketinggalan rombongan hingga sang suami setia mengantar sampai Lokasi. Wow dahsyat.

Maka, buat mengantisipasi si lutut ini saya siapkan decker untuk melindungi. Itu lho untuk pelindung dengkul di jalan Allah.

Begitulah, meski, ada beberapa yg ragu-ragu bahkan gak ikut ndaftar karena takut bayangan beratnya latansa.
Kayaknya bakalan nyesel dia yang nggak ikut padahal bisa dan mampu.

Sebab beberapa kawan yang sudah siap namun jelang berangkat harus temani anaknya opname. Moga Allah berikan kesembuhan dan keberkahan.

Alhamdulillah saya berangkat bersama rombongan. Menjelang sampai lokasi parkir, terjadi kemacetan lalu lintas. Apa tanda saking antusias?

Subhaanallah, betapa senengnya diriku bakal ketemu emak-emak yang semangat luar biasa.
Ada yang berangkat dari kotanya jam 22.00. Ada yang jam 01.00. Ada yang ketinggalan karena ketiduran padahal semua perlengkapan sudah disiapkan.
Tapi ada juga seorang suami yang sering pulang malam merasa kehilangan isterinya Karena ketika pulang istri sudah berangkat. Akhirnya beliau gunakan ilmu luar biasa untuk mencongkel pintu. Luar biasa kayak ZERO to HERO. Dahsyat.

Subhaanallah perjuangannya jempol tenan. Pasti suaminya juga jempolnya utuh keempatnya untuk diacungkan padanya. Sebab , sudah mengijinkan istrinya ikut latansa, masih ikut mensupport lagi.