img

PKS: Pasangan Sudirman-Ida Figur Anti Korupsi

img

Fikri Faqih saat menyampaikan pemaparan dalam konpers pemenangan Sudirman-Ida. (Foto: Tsuyoi Kun)

SEMARANG, PKS Jateng Online – Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah Abdul Fikri Faqih menyebut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sudirman Said-Ida Fauziyah adalah figur yang bersih, profesional dan anti korupsi. Hal itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam bersama membangun Jateng yang lebih baik lagi.

“Saya mengenal Pak Dirman adalah sosok profesional, bersih dan anti korupsi, pun demikian halnya dengan bu Ida Fauziyah, sosok perempuan yang responsif terhadap permasalahan sosial, utamanya perempuan, sehingga beliau berdua sangat cocok untuk memimpin Jateng lima tahun yang akan datang,”katanya saat konferensi pers di Gedung KPUD Jateng pada Rabu (10/1/2018) malam WIB.

Lebih lanjut, pria yang kini duduk menjadi anggota Komisi X DPR RI tersebut berdasarkan alasan tersebut, Sudirman-Ida dinilai paling cocok memimpin Jateng karena latar belakang yang bersih, profesional, anti korupsi dan responsif.

Sehingga, atas dasar tersebut, Fikri memastikan partainya akan bekerja optimal memenangkan Sudirman-Ida di Pemilihan Gubernur 27 Juni mendatang.

“Selain itu keberadaan teman-teman koalisi baik PKB, PAN, Gerindra, PBB dan PPP adalah kombinasi perwakilan mayoritas suara masyarakat Jateng, baik dari nasionalis maupun mewakili suara umat Islam Jateng,”paparnya.

Sementara, Sudirman Said mengatakan bahwa dia bersama Ida optimistis untuk meraih 50 persen lebih suara di Jateng.

Menurutnya, perjalanan ke KPUD kali ini penuh dengan ruh perjuangan dan tidak bisa dilawan dengan apapun juga. Kami optimistis dalam waktu lima bulan ke depan, dengan kerja keras, dengan doa dan ikhtiar, dukungan dari jaringan yang kami punya kita bisa melewati,"katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudirman mengaku Ganjar dan Gus Yasin merupakan kawan yang sama-sama mengikuti proses seleksi Pilgub Jateng."Kami tidak punya lawan. Pak Ganjar dan Gus Yasin bukan lawan, kami mitra berbuat baik, hanya, prosesnya lewat kompetisi dan ini tentu saja incumbent pasti lebih tinggi,”ujarnya lagi.

Dia menuturkan bahwa dirinya dan Ganjar akan menjadi penentu kondisi politik di Pilgub Jateng kali ini. Semua pernyataan dan langkah kedua paslon akan menentukan kualitas pemilihan umum di Jawa Tengah.”Mari kita berkompetisi dengan sehat, kita sama-sama hindari tindakan yang membuat masyarakat itu menjadi dampak yang kurang baik," katanya.

Sementara, calon wakil gubernur Ida Fauziyah berjanji jika dirinya terpilih menjadi wakil gubernur, akan memperjuangkan persoalan sosial yang hingga saat ini masih terjadi di Jateng. “Persoalan kemiskinan, persoalan ketahanan rumah tangga, pernikahan dini dan persoalan sosial lain akan menjadi visi kami bersama pak Dirman,”ungkapnya.

Sudirman-Ida sudah memenuhi syarat pencalonan karena kursi di DPRD Jateng yang dimiliki partai koalisi sudah lebih dari 20 kursi. Tercatat, PKB memiliki 13 kursi, Partai Gerindra 11 kursi, PKS 10 kursi dan PAN 8 kursi. Adapun partai pendukung Sudirman-Ida adalah PPP versi Djan Faridz dan PBB.

Dengan pendaftaran Sudirman-Ida, kontestasi Pilgub Jateng Periode 2018-2023 dipastikan hanya diikuti oleh dua pasangan calon, yaitu Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin dan Sudirman Said-Ida Fauziyah.