img

Perempuan PKS Jateng: SS-Ida akan Prioritaskan Kepentingan Perempuan

img

Zubaedah (tengah) bersama dengan Anna perwakilan Perempuan Gerindra (kiri) dan anggota Perempuan PKS (kanan). foto: Tsuyoi

SEMARANG, PKS Jateng Online - Zubaedah,SE menyatakan pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur SS-Ida akan memprioritaskan kepentingan perempuan di Jawa Tengah. Hal ini ia sampaikan pada deklarasi dan pendaftaran pasangan SS-Ida sehari yang lalu (11/1) di komplek Bundaran Air Mancur.  Setelah deklarasi, rombongan SS-Ida dan arak-arakn dari partai pengusung berjalan ke KPUD untuk mendaftar sebagai Bakal Cagub-Cawagub Jawa Tengah. 

" Permasalahan perempuan dan anak begitu banyak di Jawa Tengah. Ibu Ida concern di bidang itu dan kami percaya pasangan SS-Ida akan memberikan perhatian dan memprioritaskan kepentingan perempuan. Suara dan aspirasi perempuan akan didengar dan diselesaikan." ujar istri dari Aleg DPR RI Fikri Faqih ini.

Calon Wakil Gubernur Ida Fauziah pun berjanji akan memperjuangkan persoalan sosial yang ada di Jawa Tengah. " Pengentasan persoalan kemiskinan, ketahanan rumah tangga, pernikahan dini dan persoalan sosial lain akan menjadi visi kami bersama Pak Dirman" kata perempuan yang merupakan Ketua Fraksi PKB DPR RI ini.

Sementara itu perwakilan dari perempuan Gerindra menyatakan bahwa Ida akan menjadi representasi suara perempuan di Jawa Tengah. " Perempuan adalah lumbung suara terbesar di Jawa Tengah dan kami yakin Bu Ida representasi suara perempuan. Beliau akan menyelesaikan permasalahan perempuan dan anak." ujar Bu Anna dari perempuan Geriondra.

Perwakilan dari perempuan PAN menambahkan bahwa pasangan SS-Ida adalah keseimbangan." Pasangan Cagub-Cawagub laki laki dan perempuan adalah pengarusutamaan kesetaraan gender. Ini adalah keseimbangan. semoga pasangan SS-Ida bisa membangun keluarga-keluarga yang sakinah mawadah wa rohmah di Jawa Tengah." ujar perwakilan dari perempuan PAN.

Dalam acara deklarasi tersebut juga ada penyampaian aspirasi yang disampaikan oleh kalangan petani, kalangan nelayan,dan kalangan buruh selain orasi politik oleh tokoh-tokoh partai politik pengusung dan pendukung pasangan SS-Ida.