img

Totalitas dan Energi Kader PKS Jateng akan Dioptimalkan Menangkan Sudirman-Ida

img

Sudirman Said-Ida saat menghadiri Rakerwil PKS Jateng. (Foto: Tsyuyoi_Kun)

SEMARANG, PKS Jateng Online – Totalitas dan segenap energi ribuan kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan dioptimalkan untuk memenangkan pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sudirman Said-Ida Fauziyah di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 27 Juni 2018 mendatang.

Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman dalam keterangannya di sela Rapat Kerja Wilayah dan Konsolidasi Pengurus DPW PKS Jateng, Minggu (21/1/2018) di Kota Semarang menuturkan bahwa PKS akan all out menangkan Dirman-Ida.

“Kita harus satukan visi seluruh struktur di tingkat wilayah, daerah hingga tingkat kader di bawah hingga kemenangan benar-benar kita raih,”katanya.

Dia mengatakan bahwa PKS Jateng telah membuktikan kesolidan kader lewat agenda-agendanya dalam 3 bulan terakhir.

"PKS Jawa Tengah bisa kerahkan massa kader yang luarbiasa. Saya hadir saat 2.300 kader perempuan PKS Jateng diberikan pelatihan kerelawanan. Total lebih dari 3.000 kader relawan laki-laki juga bisa dikumpulkan dan digerakkan,”ungkapnya.

Sohibul juga menyebut bahwa potensi kader yang dimiliki PKS Jateng harus dimaksimalkan untuk pemenangan Pilgub Jateng.

"PKS Jateng dimiliki potensi kader yang luarbiasa. Semua kader kita gerakkan di bawah. Semua potensi ini harus dimaksimalkan untuk pemenangan Pak Dirman dan Mbak Ida,”tandasnya lagi.

Sebagai bentuk keseriusan, Sohibul meminta kepada partai pendukung dan elemen pendukung Dirman-Ida juga harus bersatu dan samakan visi untuk memenangkan Dirman-Ida juga untuk memperluas pelayanan kita untuk rakyat terkhusus Jateng.

“Pilgub ini bukan perang untuk saling menjatuhkan satu sama lain tapi berfastabiqul khoirot dan terus berkhidmat untuk rakyat,”pungkasnya.

Senada dengan Sohibul, Sekretaris Wilayah Dakwah (Wilda) Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS Kamal Fauzi menyebut bahwa PKS harus terus mendengar suara rakyat.

"Konsistensi kita untuk mendengar suara dan aspirasi rakyat harus dipertahankan. Sekaligus bahwa kita harus mendengar aspirasi dari siapapun untuk memberikan perubahan bagi rakyat,”kata Kamal.