img

PKS Protes Keras Rencana AS Pindahkan Kedubes ke Yerussalem

img

Delegasi PKS di depan Kantor kedubes AS di Jakarta.

JAKARTA, PKS JATENG Online - Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) memrotes keras rencana Amerika Serikat (AS) untuk memindahkan kantor kedutaan besar AS dari Tel Aviv ke Yerussalem. DPP PKS kembali mengirimkan delegasi untuk menyampaikan nota protes di kantor kedutaan besar AS untuk Indonesia di Jakarta.

Rombongan delegasi DPP PKS untuk menyerahkan nota protes dipimpin oleh wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS Hidayat Nur Wahid. Menurut Hidayat, sikap AS kontradikitif dengan upaya penyelesaian konflik Palestina-Israel dan membahayakan perdamaian di Timur Tengah.

"Sikap AS membahayakan perdamaian di Timur Tengah. AS akan semakin sulit menciptakan solusi dua negara versi mereka dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel," papar Hidayat usai diterima Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia, Erin Elizabeth McKee.

Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri DPP PKS Sukamta menyebut sikap ngotot AS untuk memindahkan Kedutannya ke Al Quds telah melanggar resolusi PBB. PKS, papar Sukamta, meminta PBB untuk melakukan tindakan serius terhadap sikap AS tersebut.

"PKS mengimbau agar PBB mengambil tindakan yang serius kepada AS. Sebab jika dibiarkan akan menjadi preseden buruk terhadap setiap resolusi PBB yang diabaikan" ujar Sukamta.

AS berencana akan meresmikan kantor kedubes d Yerussalem pada 14 Mei 2018 pasca klaim Presiden Donald Trump atas Yerussalem sebagai ibu kota Israel dan tidak mematuhi resolusi PBB. Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman mendorong kader dan elemen umat islam untuk melakukan aksi protes terhadap sikap AS.