img

Report Palu: Reruntuhan dan genangan air bercampur lumpur mempersulit evakuasi korban

img

Tim Evakuasi Relawan PKS sedang mengevakuasi korban bencana gempa dan tsunami di Palu - Donggala (Relawan Foto - Yudi)

Palu, PKS Jateng Online - Relawan PKS terus melakukan evakuasi di beberapa titik, salah satunya yang di rencanakan adalah evakuasi jenazah Umu hafidz istri ketua DPRa PKS Petobo kota Palu dan putranya yang masih terperangkap dalam puing reruntuhan bangunan.

Meskipun salah satu bagian tubuh sudah tampak namum Tim akhirnya memutuskan penghentian upaya evakuasi mengingat kondisi jenazah dan medan yang sudah tidak memungkinkan lagi.

"Kondisi medan yang berair dan berlumpur serta tertimpa puing puing bangunan membuat proses evakuasi cukup susah. Mengingat kejadian bencana Gempa disusul dengan Tsunami." terang Yudi salah satu reporter dan relawan PKS Jateng di palu. Jumat (05/10/18).

Setelah sampai di lokasi (Titik) terlihatnya bagian jenazah tim memutuskan untuk membatalkan evakuasi meskipun sudah membawa peralatan untuk mengangkat balok beton yang menjepit. Karena kondisi medan yang licin, berair, dan berlumpur.

Turut memimpin langsung aksi jum'at siang Ustadz Aus Hidayat Nur. Lc, Ketua Wilda Sulawesi, sekaligus memimpin do'a bersama kepada kedua jenazah dan umumnya untuk jenazah lainnya yang masih belum bisa dievakuasi.