img

Gubernur dan Dewan Tetapkan Perda Tahura

img

SEMARANG-Agenda sidang paripurna DPRD Jateng beserta Gubernur mengagendakan penetapan perda tentang pengelolaan Taman Hutan Raya K.G.P.A.A Mangkunagoro I atau lebih dikenal Pangeran Sambernyawa. Tahura ini terletak di Kabupaten Karanganyar.

Dengan disahkannya perda ini, maka nama Tahura tersebut berganti dari Ngargoyoso menjadi K.G.P.A.A Mangkunagoro I. “Ini sebagai salah satu penghargaan kita pada jasa beliau mempertahankan negara.” , terang Gubernur Bibit Waluyo. Dengan perda ini, mengacu pada PP Nomor 38 Tahun 2007 pengelolaan Tahura menjadi wewenang pemerintah provinsi, baik dalam hal perencanaan, pengelolaan, penelitian dan pengembangan, serta pengawasan.

Keberadaan Tahura selama ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk pertanian, perkebunan bahkan sebagai alternatif objek wisata. Karena banyaknya kegiatan di Tahura tersebut, penanganannya perlu hati-hati. “Jangan sampai hutan yang menjadi DAS (daerah aliran sungai) Solo menjadi rusak dan menyebabkan bencana alam.”, terang Mahmud Mahfudz, anggota DPRD dari PKS.

Gubernur juga meminta agar masyarakat bisa bekerjasama dengan pemerintah kabupaten dan provinsi untuk mengelola bersama. Harapannya perda ini bisa mendukung program Gubernur, Bali Ndeso Mbangun Ndeso.