Kaderisasi
26 Maret 2013 | 13:24 wib Home » Kaderisasi » Detail

Kedudukan


Wajah riang tak lagi bisa disembunyikan dari seorang pemuda. Ia berlari kecil menelusuri jalan setapak menuju kaki bukit. Yah, di situlah ia dan kakeknya tinggal. Berbulan-bulan ia tinggalkan sang kakek demi sebuah pekerjaan di istana raja.

"Kek! Aku naik jabatan!" teriak si pemuda ketika wajah tua menyembul dari balik daun pintu. Kakek itu langsung tersenyum. Tubuh ringkih itu berusaha merengkuh tubuh sang cucu yang sedang tenggelam dalam kebahagiaan.

"Kek, mulai besok, kedudukanku naik. Aku bahagia," ucap si pemuda mulai tenang. Wajahnya kian berseri. Tapi, sang kakek cuma mengangguk pelan.

"Apa ada yang salah, Kek?" kilah si pemuda agak penasaran.

"Cucuku. Aku bahagia, bersyukur sekali dengan kenaikan kedudukanmu!" ungkah sang kakek penuh wibawa. "Tapi...," tambahnya ragu.

"Tapi apa, Kek? Ada yang mau Kakek katakan?" sergah si pemuda tidak sabaran.

"Saat ini juga, aku minta kau naik ke puncak bukit. Ceritakan apa yang kau alami selama perjalanan ke puncak bukit...," ucap sang kakek sambil menepuk pundak cucu kesayangannya.

Dengan agak penasaran, si pemuda menuruti perintah kakeknya. Beberapa jam kemudian si pemuda sudah kembali lagi.

Setelah keduanya duduk berhadap-hadapan, si kakek bertanya, "Apa yang kau lihat, Nak?" Si pemuda mengatur nafas.

"Di atas sana begitu indah, Kek," ucapnya singkat.

"Apa lagi?" tanya si kakek lebih singkat.

"Aku juga melihat semua begitu kecil," ucap si pemuda ringan.

"Itu saja? Apa kamu tidak merasa gusar kalau-kalau terpeleset jatuh?" tandas si kakek lagi-lagi tetap dengan penuh wibawa.

"Benar, Kek! Aku agak takut ketika di atas sana."

Sang kakek menatap cucunya lekat.

"Cucuku, seperti itulah kedudukan buat dirimu. Suat saat, kamu akan berada di puncak. Ketika itu, semua terlihat indah. Semua menjadi begitu kecil. Tapi..."

Si pemuda kian penasaran. "Tapi apa, Kek?" sergahnya kemudian.

"Cucuku. Berhati-hatilah. Kokohkan pijakanmu. Jangan terus mendongak ke atas. Tapi lihatlah ke bawah. Jangan lengah. Kalau tidak, kamu akan jatuh. Jatuh dari puncak ketinggian, sakitnya sulit terobati...," terang sang kakek sambil menepuk puncak cucunya.

***

Saudaraku...

Dinamika hidup memang mirip permainan jungkat-jungkit. Kadang seseorang berada di posisi atas dalam sebuah kedudukan. Berikutnya turun ke bawah. Naik dan kemudian turun. Posisi atas memaknai tingginya kekuasaan. Orang-orang di bawah menjadi terlihat utuh, kecil dan lemah. Apa pun bisa diraih. Dan apa pun bisa dilakukan tanpa terlihat oleh mereka yang di bawah.

Saudaraku...

Turun dan jatuh bukanlah hal yang sama. Turun adalah sebuah kemestian karena adanya naik. Ia merupakan sebuah kewajaran. Tapi, jatuh. Ia begitu sakit, dan sangat tidak wajar. Berhati-hatilah. Karena yang namany jatuh selalu tertuju pada mereka yang berada pada posisi di atas.

( emha )

Baca Lainnya:

UPDATE

02 Februari 2017 | 13:33 wib

Anda Jomblo? Mau Nikah? Silahkan Beli Hantaran Menarik Karya PKS Kota Semarang ini

Semarang, PKS Jateng Online – Bagi Anda yang jomblo dan hendak merencanakan menikah, pasti membutuhkan hantaran pernikahan.…


01 Februari 2017 | 16:40 wib

Habib Syech Do'akan Yaris Untuk Salatiga Hati Beriman

Salatiga, PKS Jateng Online - Menjaga keteduhan hati masyarakat Kota Salatiga, masyarakat Kalibening Salatiga menggelar…


01 Februari 2017 | 13:48 wib

Ini Pesan KH Kamal Fauzi Untuk Kader PKS Menjelang Pilkada Serentak 2017

Semarang, PKS Jateng Online - Memasuki tahun 2017, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah…


30 Januari 2017 | 14:55 wib

Tanamkan Jiwa Kepemimpinan, Anak Kader Diajak Main Di Luar

Semarang, PKS jateng Online – Jiwa kepemimpinan harus ditanamkan sejak kecil,  mengingat berarnya beban yang…


30 Januari 2017 | 14:52 wib

Yaris Bersama Mayarakat Salatiga, Jaga Kesehatan Lestarikan Lingkungan

Salatiga, PKS Jateng Online - Perhelatan akbar rakyat Kota Salatiga yang tinggal menghitung hari, tak dilepas begitu saja…

© 2014 PKS JATENG ONLINE
Jl. Kelud Utara No.46, Petompon, Gajahmungkur, Kota Semarang
Telp. 024-70776373 Fax. 024-8311244 Email: [email protected]