FEED RSS DPW PKS JAWA TENGAH http://pksjateng.or.id/rss Aktual - pksjateng.or.id Anda Jomblo? Mau Nikah? Silahkan Beli Hantaran Menarik Karya PKS Kota Semarang ini http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3009/Anda-Jomblo-Mau-Nikah-Silahkan-Beli-Hantaran-Menarik-Karya-PKS-Kota-Semarang-ini Thu, 02 Feb 2017 13:33:12 +0700 Berita Semarang, PKS Jateng Online – Bagi Anda yang jomblo dan hendak merencanakan menikah, pasti membutuhkan hantaran pernikahan. Nah, bagi yang disekitaran… Semarang, PKS Jateng Online – Bagi Anda yang jomblo dan hendak merencanakan menikah, pasti membutuhkan hantaran pernikahan. Nah, bagi yang disekitaran kota Semarang, jika Anda masih bingun mencari tempat pembelian hantaran, boleh mencoba karya unik hantaran pernikahan dari ibu-ibu di Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Semarang Barat, Kota Semarang.

Sebagaimana dikutip PKS Jateng Online dari laman resmi PKS Kota Semarang, Kamis (2/2/2017), belumlama ini DPC PKS Semarang Barat menggelar pelatihan pembuatan hantaran pernikahan.

Ketua DPC PKS Kecamatan Semarang Barat, Huriyanto, kegiatan ini merupakan bagian dari kerja PKS yang secara berkesinambungan mengembangkan potensi ibu rumah tangga dalam rangka mendorong munculnya wirausaha-wirausaha baru dari kalangan ibu rumah tangga.

“Mengembangkan potensi dan ketrampilan ibu-ibu agar dapat menjadi wirausaha rumahan yang dapat membantu kegiatan ekonomi,  jadi selain sebagai ibu rumah tangga,  ibu ibu ini juga lebih produktif,”jelasnya.

Huriyanto mengatakan bahwa hiasan seserahan nikahan ini sekarang sedang menjadi tren masyarakat dan bisa menjadi potensi usaha.

Dalam pelatihan ini, ibu rumah tangga ibu yang mengikuti acara ini diberikan pelatihan membuat hantaran nikah dengan berbagai macam bentuk. Sehingga, diharapkan dari acara ini bisa meningkatkan potensi ibu-ibu dalam berwirausaha, terutama bisnis hantaran pernikahan.

Puluhan ibu rumah tangga dari semarang barat ini, dilatih cara menghias kain jarik, handuk, dan barang-barang yang sering digunakan untuk seserahan ini dibentuk dengan berbagai macam bentuk, seperti bentuk binatang dan bunga sehingga terlihat sangat menarik dan indah.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3009/Anda-Jomblo-Mau-Nikah-Silahkan-Beli-Hantaran-Menarik-Karya-PKS-Kota-Semarang-ini
Habib Syech Do'akan Yaris Untuk Salatiga Hati Beriman http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3008/Habib-Syech-Doakan-Yaris-Untuk-Salatiga-Hati-Beriman Wed, 01 Feb 2017 16:40:53 +0700 Berita Salatiga, PKS Jateng Online - Menjaga keteduhan hati masyarakat Kota Salatiga, masyarakat Kalibening Salatiga menggelar acara Salatiga Bershalawat bersama… Salatiga, PKS Jateng Online - Menjaga keteduhan hati masyarakat Kota Salatiga, masyarakat Kalibening Salatiga menggelar acara Salatiga Bershalawat bersama Habib Syeikh Bin Abdul Qodir Assegaf di Lapangan Kalibening Salatiga, Senin malam (30/01/2017).

Turut hadir sebagai salah satu yang diundang oleh KH Abda Abdul Malik penerus Pondok Pesantren tersebut, pasangan calon Walikota Salatiga dan Wakil Walikota Salatiga Yuliyanto-Muh. Haris (Yaris) ikut bershalawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Pada kesempatan tersebut, pasangan nomor urut 2 yang mengusung visi hati beriman mendapatkan do'a khusus dari habib Syeikh Bin Abdul Qodir Assegaf.

“Saya doakan nomor urut 2 semoga memimpin kembali Kota Salatiga, Melanjutkan pembangunan untuk menjaga Salatiga yang aman, sejahtera, dan kondusif.” ucap Habib Syeikh Bin Abdul Qodir Assegaf saat menyapa ribuan syeiker mania di lapangan Kalibening Salatiga.

Acara ini digelar dalam rangka haul KH Abdul Halim ke-39 dan Nyai Hj. Miskiyah (Hj. Aminah) ketujuh. Beliau berdua adalah masyayikh atau pendiri Pondok Pesantren dan Madrasah Hidayatul Mubtadin Kalibening Salatiga.

"Sebagai salah satu umat Nabi Muhammad SAW, Kami cinta Shalawat, Kami cinta sunnah Nabi. Mari warga Salatiga kita jaga kondisi salatiga yang kondusif ini," Kata Muh Haris setelah acara.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3008/Habib-Syech-Doakan-Yaris-Untuk-Salatiga-Hati-Beriman
Ini Pesan KH Kamal Fauzi Untuk Kader PKS Menjelang Pilkada Serentak 2017 http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3007/Ini-Pesan-KH-Kamal-Fauzi-Untuk-Kader-PKS-Menjelang-Pilkada-Serentak-2017 Wed, 01 Feb 2017 13:48:15 +0700 Berita Semarang, PKS Jateng Online - Memasuki tahun 2017, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah meminta kepada seluruh kader… Semarang, PKS Jateng Online - Memasuki tahun 2017, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah meminta kepada seluruh kader PKS untuk melihat kembali niatan yang dibawa untuk menyambut pemilukada serentak 2017 / 2018 serta pemilu 2019 mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPW PKS Jawa Tengah KH Kamal Fauzi di saat memberikan arahan Safari Dakwah di seluruh Daerah Pilihan Jateng, Akhir pekan lalu.

" Sudahkah kita menginternalisasi tujuan PKS berjuang memenangkan pemilu/pemilukada besok? salah satu tujuan kita adalah amar ma'ruf nahi mungkar," terang KH Kamal Fauzi.

Lebih lanjut, KH Kamal Fauzi menjelaskan bahwa "Amar" yang sudah disepakati oleh beberapa ahli us'hul Fiqh bahwa menuntut seseorang untuk melakukan kebaikan. Dari yang memiliki otoritas kepada yang ada dibawahnya, sehingga memiliki sebuah nilai.

"Jadi apa yang kita perjuangkan saat ini adalah memiliki otoritas, sehingga bisa melakukan al-amru bi ma'ruf dengan maksimal dan bernilai. Jadi mari kita niatkan ingsun menang pemilu kanggo amar ma'ruf," kata KH Kamal Fauzi.

Selain itu, KH Kamal Fauzi juga mengejak kader - kader PKS yang ada di Struktural maupun kultural untuk saling bahu membahu untuk memenangkan PKS di Pemilukada 2017 / 2018 serta Pemilu 2019 mendatang dengan caranya sendiri - sendiri.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3007/Ini-Pesan-KH-Kamal-Fauzi-Untuk-Kader-PKS-Menjelang-Pilkada-Serentak-2017
Tanamkan Jiwa Kepemimpinan, Anak Kader Diajak Main Di Luar http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3006/Tanamkan-Jiwa-Kepemimpinan-Anak-Kader-Diajak-Main-Di-Luar Mon, 30 Jan 2017 14:55:17 +0700 Berita Semarang, PKS jateng Online – Jiwa kepemimpinan harus ditanamkan sejak kecil,  mengingat berarnya beban yang akan diemban seorang pemimpin, … Semarang, PKS jateng Online – Jiwa kepemimpinan harus ditanamkan sejak kecil,  mengingat berarnya beban yang akan diemban seorang pemimpin,  oleh karena itulah DPC PKS Semarang Barat mengadakan kegiatan pelatihan kepemimpinan untuk anak kader yang dikemas dengan acara outbond. Acara dilaksanakan pada hari sabtu (28/1).

Acara yang digawangi oleh Rumah Keluarga Indonesia (RKI)  DPC PKS Semarang Barat ini diikuti oleh 30 an anak kader yang berusia 3-12 tahun.  Acara diisi dengan berbagai permainan outbond yang menarik yang mengasah ketrampilan anak.  Selain outbond permainan juga ada pembagian doorprice sebagai hadiah.

Ketua DPC PKS Semarang Tengah Huriyanto mengatakan,  anak-anak kader adalah aset bagi PKS yang harus diasah potensinya terutama jiwa-jiwa kepemimpinannya. Dimasa mendatang anak-anak kader PKS ini yang diharapkan mewarisi kepemimpinan dengan tantangan dan beban yang lebih berat.

“Salah satu obyek dakwah terdekat kita adalah anak,  jangan sampai kita sibuk berdakwah melupakan mendakwahi anak sendiri,  untuk itu acara ini dalam rangka membina anak kader yang di kemas dengan permainan, mereka kita siapkan menjadi kader pemimpin” Terangnya.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3006/Tanamkan-Jiwa-Kepemimpinan-Anak-Kader-Diajak-Main-Di-Luar
Yaris Bersama Mayarakat Salatiga, Jaga Kesehatan Lestarikan Lingkungan http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3005/Yaris-Bersama-Mayarakat-Salatiga-Jaga-Kesehatan-Lestarikan-Lingkungan Mon, 30 Jan 2017 14:52:13 +0700 Berita Salatiga, PKS Jateng Online - Perhelatan akbar rakyat Kota Salatiga yang tinggal menghitung hari, tak dilepas begitu saja oleh pasangan calon walikota… Salatiga, PKS Jateng Online - Perhelatan akbar rakyat Kota Salatiga yang tinggal menghitung hari, tak dilepas begitu saja oleh pasangan calon walikota Yulianto dan calon wakil walikota muh Haris untuk menyapa langsung serta beraktifitas bersama masyarakat.

Paslon nomor urut 2 itu mengikuti jalan sehat dan bersih lingkungan yang diselenggarakan oleh paguyuban pedagang pasar raya Salatiga, Ahad (29/01/2017).

Ratusan peserta sudah hadir sejak pukul 06.30 WIB dari kalangan ibu-ibu hingga anak-anak. Dalam kegiatan tersebut Panitia menyediakan ratusan doorprise bagi peserta yang beruntung. Selain itu peserta yang berhasil memungut sampah terbanyak langsung mendapatkan hadiah dari panitia.

Dalam kesempatan tersebut, Yuliyanto, calon walikota Salatiga diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan. Dalam sambutan yang disampaikan, ia mengucapkan selamat atas terbentuknya pengurus baru paguyuban pasar raya Salatiga dan mengajak para pedagang untuk menjaga kebersihan pasar.

“Selamat kepada pengurus baru paguyuban pasar raya Salatiga yang terbentuk. Mari kita jaga kebersihan pasar kita, kalau bukan kita yang menjaga siapa lagi,” ucap Yuliyanto dalam sambutannya.

Antusiasme masyarakat begitu luar biasa dengan datangnya calon walikota dan wakil walikota nomor urut 2, Yaris. Banyak sekali warga yang secara bergantian berselfie dan meminta diambil gambarnya bersama Pak Yuli dan Pak Haris, atau sekedar berjabat tangan dengan Calon Walikota dan wakil walikota no urut 2 tersebut. Dalam kesempatan itu, Pak Yuli juga berkesempatan menyanyikan lagu dengan judul “bang toyib”, warga pun terhibur.

Kegiatan Jalan sehat tersebut diadakan juga dalam rangka mengajak masyarakat utk membiasakan berolah raga setiap hari walaupun hanya sekedar senam pagi atau jalan jalan menghirup udara pagi yang sehat dan menyegarkan.
Hal tersebut sesuai dengan komitmen YARIS untuk menciptakan kota Salatiga yg kondusif, bersih, rapi dan sehat.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3005/Yaris-Bersama-Mayarakat-Salatiga-Jaga-Kesehatan-Lestarikan-Lingkungan
Ahmadi: Bahagia Bersama Masyarakat, Nikmat Allah Yang Tak Terkira http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3004/Ahmadi-Bahagia-Bersama-Masyarakat-Nikmat-Allah-Yang-Tak-Terkira Mon, 30 Jan 2017 14:40:31 +0700 Berita Jepara, PKS Jateng Online - Mengisi hari libur, PKS mengajak warga masyarakat Mijen berwisata bersama ke pantai Bandengan Jepara, ahad (29/01/2017). Acara… Jepara, PKS Jateng Online - Mengisi hari libur, PKS mengajak warga masyarakat Mijen berwisata bersama ke pantai Bandengan Jepara, ahad (29/01/2017). Acara yang bertajuk piknik ini juga menyisipkan sharing - sharing dan perkenalan PKS dengan masyarakat, sehingga PKS nantinya bisa lebih dekat bersama masyarakat.

Acara ringan ini juga diikuti Wakil Ketua DPDD Provinsi Jawa Tengah Ahmadi. Beliau berkesempatan hadir dan ikut membersamai warga masyarakat. Beliau menyampaikan, PKS harus sering-sering bersama dengan masyarakat, karena bersama masyarakat adalah Nikmat Allah yang Tak Terkira.

“Sering-sering saja bersama kader dan warga masyarakat, Bahagia rasanya berada ditengah masyarakat dan menjadi salah satu bagiannya. Ini nikmat Allah Yang Tak Tergantikan, semoga dengan acara ini kita semua tambah bahagia,” Terang Ahmadi.

Robongan Piknik yang berjumlah 2 Bus dan 4 Mobil berangkat Minggu pagi menuju Bandengan. Kurang lebih perjalanan memakan waktu 3 Jam menuju salah satu pantai yang terkenal di Kabupaten Jepara itu. Setelah sampai dilokasi acara, kader dan warga masyarakat Mijen langsung menikmati indahnya pantai dengan sekedar duduk-duduk santai menggelar tikar dan ada pula yang berenang.

Ketua DPC PKS Mijen Puji Harjanto mengatakan, kegiatan seperti ini sangat diperlukan terutama dalam rangka mendekatkan warga masyarakat dan partai. Kegiatan warga dan partai jangan hanya diisi dengan kegiatan-kegiatan yang terlalu serius, juga perlu kegiatan santai.

“Sekali-kali perlu kegiatan seperti ini, agar kita juga semakin dekat dengan warga, jangan kegiatan serius terus, biar otak cerah dan semakin banyak ide,” Jelasnya.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3004/Ahmadi-Bahagia-Bersama-Masyarakat-Nikmat-Allah-Yang-Tak-Terkira
Ini Pesan Paslon no 2 Pilkada Salatiga Untuk Para Sedulur Yaris http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3003/Ini-Pesan-Paslon-no-2-Pilkada-Salatiga-Untuk-Para-Sedulur-Yaris Mon, 30 Jan 2017 14:22:03 +0700 Berita Salatiga, PKS Jateng Online - Memasuki akhir bulan Januari, pendukung pasangan Yulianto - Muh Haris Calon Walikota dan Wakil Walikota Salatiga mendapatkan… Salatiga, PKS Jateng Online - Memasuki akhir bulan Januari, pendukung pasangan Yulianto - Muh Haris Calon Walikota dan Wakil Walikota Salatiga mendapatkan beberapa arahan penting dari calon Wakil Walikota nomor urut 2 Muh Haris beberapa waktu yang lalu.

Pembinaan dan pengarahan diberikan oleh Muh Haris dihadapan ratusan sedulur Yaris di di DPD PKS kota Salatiga di dusun Jagalan Cebongan kecamatan Argomulyo guna mendukung serta memenangkan kota Salatiga Hati Beriman bersama Yaris 15 Februari mendatang.

Beberapa hal penting yang disampaikan Ustadz Muhammad Haris, adalah

1. Ucapan terima kasih kpd para relawan sedulur Yaris yg tidak pernah lelah bahu membahu untuk mengkampanyekan Yaris kepada masyarakat Salatiga

2. Waktu yang tinggal belasan hari lagi mari kita manfaatkan se-efektif mungkin untuk memantabkan warga salatiga mendukung dan memilih Yaris no 2

3. Selain usaha dan kerja keras jangan lupa untuk terus berdoa, agar Allah SWT meridhoi dan memenangkan Yaris di Pilkada 15 Februari 2017 mendatang.

Sekretaris pemenangnya YARIS, Titik Anggraini, S.Pd
yang turut hadir dan memberikan semangat kepada para relawan sedulur YARIS

" Kami memang sudah menjadwalkan waktu secara rapi agar Sedulur YARIS bisa berkunjung kerumah warga kota Salatiga dari pintu kepintu, karena dengan begitu warga akan merasa lebih senang dan berkenan memberikan dukungan " jelasnya

" Dengan silaturahim langsung kerumah warga kita berikan informasi tentang prestasi YARIS selama lima tahun YARIS memimpin Salatiga, kita juga minta agar warga yg dikunjungi menyampaikan kritikan, saran, masukan utk YARIS agar jika ada kekurangan, YARIS bisa memperbaiki kinerjanya utk 5 tahun kedepan jika dipercaya kembali oleh warga kota Salatiga " tambahnya.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3003/Ini-Pesan-Paslon-no-2-Pilkada-Salatiga-Untuk-Para-Sedulur-Yaris
PKS Ajarkan Ibu - Ibu Mijen Bikin Kerupuk Bandeng http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3002/PKS-Ajarkan-Ibu-Ibu-Mijen-Bikin-Kerupuk-Bandeng Sun, 29 Jan 2017 09:29:25 +0700 Berita Mijen, PKS Jateng Online – Dalam rangka mengembangkan ekonomi ibu rumah tangga di wilayah Mijen,  DPC PKS Kecamatan Mijen mengadakan… Mijen, PKS Jateng Online – Dalam rangka mengembangkan ekonomi ibu rumah tangga di wilayah Mijen,  DPC PKS Kecamatan Mijen mengadakan pelatihan membuat kerupuk bandeng melalui Program Rumah Keluarga Indonesia Senin (24/1). Dengan kegiatan ini diharapkan bisa meningkatkan produktifitas ibu rumah tangga.

Pelatihan pembuatan Kerupuk bandeng yang merupakan makanan khas Semarangan ini diikuti oleh ibu rumah tangga yang keseharian biasanya hanya beraktifitas di rumah. Banyak yang mengikuti acara ini mengaku antusias, karena selain mengisi waktu luang, juga dapat meningkatkan ketrampilan.

Ketua Seksi Perempuan dan Ketahanan Keluarga SPKK Mijen Yuli Rahmawati mengungkapkan, kegiatan ini merupakan langkah untuk menggali potensi ibu-ibu di Mijen, dan diharapkan bisa kembangkan lebih produktif terutama dalam pengembangan ekonomi keluarga.

“Salah satu bidang garap kami adalah pengembangan ekonomi perempuan, melalui pelatihan ini, diharapkan muncul produk unggulan mijen yang bisa di tawarkan ke pasar,” terangnya.

Ketua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga BPKK PKS Kota Semarang Rita Rhoy Kana mengatakan kegiatan serupa akan digiatkan ke semua kecamatan sehingga akan muncul produk unggulan dimasing kecamatan dan nantinya akan dibantu pemasarannya.

“Kegiatan serupa akan digiatkan ke semua kecamatan, jadi nanti disetiap kecamatan akan muncul produk-produk unggulan yang tentunya menonjolkan ke khasan semarangan, dan kita akan pasarkan,” Terang Rita

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3002/PKS-Ajarkan-Ibu-Ibu-Mijen-Bikin-Kerupuk-Bandeng
PKS Rutin Gelar Ngaji Budaya http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3001/PKS-Rutin-Gelar-Ngaji-Budaya- Sun, 29 Jan 2017 09:23:12 +0700 Berita JAKARTA, PKS Jateng Online - Bidang Seni dan Budaya DPP PKS kembali menggelar pagelaran wayang. Kali ini halaman kantor DPP PKS di Jln TB Simatupang menjadi… JAKARTA, PKS Jateng Online - Bidang Seni dan Budaya DPP PKS kembali menggelar pagelaran wayang. Kali ini halaman kantor DPP PKS di Jln TB Simatupang menjadi tempat pagelaran wayang dengan lakon "Semar Mbangun Kahyangan", Sabtu (28/1/2017).
 
Ketua Bidang Seni dan Budaya DPP PKS Muhammad Ridwan menerangkan DPP PKS rutin menggelar pertunjukan dan sarasehan budaya Nusantara."Pagelaran dan sarasehan budaya sudah kita lakukan beberapa kali. Wayang di DPP PKS adalah salah satunya. Kita menyebutnya ngaji budaya," ujarnya saat memberikan sambutan pagelaran wayang di halaman gedung DPP PKS Jln TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (28/1/2017).
 
Bidang Seni dan Budaya, ungkap Ridwan, juga bertekad menjadikan PKS sebagai pusat budaya. Bukan hanya budaya Jawa namun seluruh budaya di Nusantara. Tokoh asal Betawi ini mengatakan, Islam sejatinya akomodatif terhadap seni dan budaya. "Kita ingin jadi rumah besar seluruh budaya apalagi bagi wayang yang merupakan warisan Walisongo. Harus kita pertahankan," papar dia.
 
Pagelaran wayang dengan lakon "Semar Mbangun Kahyangan" dibawakan oleh dalang Ki Sri Kuncoro. Pagelaran ini turut dihadiri Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Dr Hidayat Nur Wahid, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Cagub DKI Jakarta Anies Baswedan dan mantan menteri perumahan rakyat Yusuf Asy'ari. Selain itu turut dihadiri masyarakat sekitar dan komunitas wayang di Jabodetabek.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3001/PKS-Rutin-Gelar-Ngaji-Budaya-
PKS Lestarikan Budaya Adiluhung http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3000/PKS-Lestarikan-Budaya-Adiluhung Sun, 29 Jan 2017 09:18:48 +0700 Berita Jakarta, PKS Jateng Online - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Dr Hidayat Nur Wahid mengatakan bahwa sejatinya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan salah… Jakarta, PKS Jateng Online - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Dr Hidayat Nur Wahid mengatakan bahwa sejatinya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan salah satu lembaga yang sejak lama mencanangkan diri mengusung budaya adiluhung Indonesia.

Menurutnya hal tersebut ditunjukkan melalui agenda - agenda yang dibawakan PKS untuk masyarakat selalu berusaha memperhatikan aspek - aspek pendidikan budaya adiluhung setempat.

"Tidak kali ini saja kita menggelar pagelaran Wayang, di beberapa daerah kita juga kita selenggarakan. Niat kita untuk melestarikan seni dan budaya Nusantara." Terang Hidayat saat membuka pegelaran wayang dengan lakon "Semar Mbangun Kahyangan" di halaman DPP PKS, Jln Tb Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (28/1/2017).

Hidayat melanjutkan bahkan, sejak partai ini berdiri dengan nama Partai Keadilan, salah satu misinya adalah melestarikan budaya Indonesia yang adiluhung.PKS, lanjut dia, pernah memberikan penghargaan bidang kebudayaan kepada dalang Ki Manteb Sudarsono. 
 
Selain itu, saat menjadi ketua MPR, dirinya bersama Yusuf Ashari yang saat itu menjabat menteri perumahan rakyat didaulat menjadi penasihat Persatuan Dalang Indonesia (Pepadi). "Jadi dalam sejarah orang PKS pernah menjadi penasihat Pepadi," ungkap Wakil Ketua MPR RI itu.
 
Selain itu, saat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PKS di Yogyakarta 2011 juga digelar beberapa sajian budaya. Salah satunya pagelaran wayang dengan dalang Ki Manteb Sudarsono. "Jadi hubungan PKS dengan wayang dan seni budaya pada umumnya sudah lama," tegas Hidayat.
 
Terlebih, ungkap Hidayat, dalam perspektif penyebaran Islam di Nusantara, wayang memegang peranan penting. "Islam bukan menjadi penghalang budaya. Kita mengerti wayang menjadi sarana Islam di Tanah Jawa," ujar dia.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/3000/PKS-Lestarikan-Budaya-Adiluhung
KPID Diharapkan Mampu Kembangkan Industri Penyiaran di Jateng http://fraksi.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2999/KPID-Diharapkan-Mampu-Kembangkan-Industri-Penyiaran-di-Jateng Sat, 28 Jan 2017 09:04:52 +0700 Fraksi SEMARANG, PKS Jateng Online – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah berharap dengan terpilihnya tujuh anggota Komisi Penyiaran Indonesia… SEMARANG, PKS Jateng Online – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah berharap dengan terpilihnya tujuh anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng periode 2017-2020 diharapkan bisa mengembangkan industri penyiaran di Jateng.

Anggota Komisi A DPRD Jateng, Amir Darmanto mengatakan bahwa sesuai tujuannya, KPID diharapkan membentuk karakter generasi muda, mencerdaskan kehidupan masyarakat dan memberi pendidian politik.“Frekuensi merupakan milik publik sehingga harus betul-betul ditangani dengan baik dan dilakukan dengan penuh tanggungjawab,” katanya pada Sabtu (28/1/2017) di Semarang.

Dikatakan Amir, sesuai tujuan dibentuknya KPID, dia berharap pengelolaan sistem penyiaran yang merupakan ranah publik benar-benar dikelola secara baik sehingga hal tersebut enjamin masyarakat untuk memperoleh informasi yang layak dan benar.

Menurut Amir, KPID Jateng kedepan diharapkan mampu mengontrol penyiaran sesuai fungsinya yang diatur dalam Undang Undang (UU) 32 tahun 2002 tentang penyiaran. Disisi lain, KPID juga harus mampu mengembangkan industri penyiaran di Jateng.

Sebagai informasi, setelah melalui seleksi  yang cukup ketat, akhirnya terpilih tujuh nama yang menjadi anggota KPID Jateng periode 2017-2020. Kepastian terpilihnya tujuh dari 14 nama tersebut dipastikan setelah dari 14 nama yang terjaring, terpilih tujuh nama yang akan menjadi anggota KPID Jateng.

Pemilihan tujuh nama tersebut melalui sistem voting yang dipilih 18 anggota Komisi A DPRD Jateng, Jumat (27/1/2017) di Gedung DPRD Jateng. Dari tujuh yang terpilih tersebut, tiga diantaranya merupakan anggota KPID periode 2014-2017, yakni Asep Cuwantoro, Tazkiyatul Mutmainah dan Setiawan Hendra Kelana.

“Tujuh nama anggota tersebut adalah Asep Cuwantoro  yang memperoleh 17 suara, Tazkiyatul Mutmainah (17), Muhammad Rofiudin (16), Dini Inayati (14), Budi Setyo Purnomo (13), Setiawan Hendra Kelana (13) dan Sonaka Yuda L (11),”ungkap Amir.

Sebelumnya, para anggota KPID terpilih tersebut telah  melalui beberapa tahap yang telah digelar tahun 2016 lalu, yakni tes tertulis 31 Oktober, tes psikologi 10-11 November, tes wawancara pada 24-25 November. Kemudian konsultasi kepada DPRD pada 30 November lalu, disusul uji kelayakan dan kepatuhan oleh DPRD serta uji publik atau uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) Kamis (26/1/2017).

“Selanjutnya hasil ini akan diserahkan kepada Ketua DPRD Provinsi Jateng dan surat dikirim ke Gubernur Jateng untuk selanjutnya mendapatkan surat keputusan dalam pelantikan anggota KPID Jateng periode 2017-2020,”jelas legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

 

Dalam proses pemilihan anggota KPID ini sendiri diketuai oleh KH Ahmad Darodji yang didampingi tim seleksi diantaranya Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Setda Provinsi Jateng Sudaryanto, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng Amir Machmud, dari Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pattiro Semarang Widhi Nugroho dan Bonaventura Sulistiana.

]]>
http://fraksi.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2999/KPID-Diharapkan-Mampu-Kembangkan-Industri-Penyiaran-di-Jateng
Dewan Minta Pemprov Pikirkan Jalan Alternatif di Jateng yang Belum Layak http://fraksi.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2998/Dewan-Minta-Pemprov-Pikirkan-Jalan-Alternatif-di-Jateng-yang-Belum-Layak Wed, 25 Jan 2017 11:38:01 +0700 Fraksi SEMARANG, PKS Jateng Online – DPRD meminta agar Pemprov memikirkan kondisi jalan-jalan alternatif yang ada di Jateng. Sebab, saat ini… SEMARANG, PKS Jateng Online – DPRD meminta agar Pemprov memikirkan kondisi jalan-jalan alternatif yang ada di Jateng. Sebab, saat ini banyak kondisi jalan alternatif masih belum layak karena penerangannya masih sangat minim.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, Hadi Santoso mengaku kerap mendapatkan keluhan dari masyarakat. Sebab, banyak jalur alterntif yang kondisinya belum memadai untuk laik jalan. 

Mulai dari kondisi jalan kurang bagus, sampai penerangan yang minim. “Ini keluhan masyarakat. Pemprov harus mulai memperhatikannya,” katanya, Rabu (25/1/2017).

Ia mencontohkan, jalur alternatif dari Pemalang sampai Purbalingga kondisinya masih gelap gilita. Selain itu, jalur alternatif yang menghubungkan Karanggayar-Ngadirejo Wonogiri tidak kalah berbeda. 

Padahal, jalur tersebut sangat vital dan bisa menjadi titik untuk mengurangi kemacetan di jalur utama. “Kondisi ini membuat jalan alternatif rawan kecelakaan dan belum dilirik sebagai jalur pilihan masyarakat,” ujar politisi PKS itu.

Dewan berharap jalur alternatif bisa mendapatkan perhatian. Apalagi tahun ini ada anggaran sekitar Rp 16 Miliar untuk penerangan jalan. Meski begitu, diakui banyak kendala yang menyebabkan kondisi jalur alternatif gelap.

Misalnya jalur di tengah hutan, ketika dipasang lampu tidak bisa bertahan sampai dua bulan dan hilang dicuri. “Anggaran untuk penerangan memang besar, mulai dari pemasangan sampai menyala di satu titik membutuhkan Rp 400-600 ribu,” tambahnya.

Sekretaris Komisi D DPRD Jateng, Jayus berharap Pemprov bisa menggunakan penerangan jalan dengan energi terbarukan. Tetapi lokasi yang dipilih harus tepat sehingga bisa berdampak pada perekonomian masyarakat lokal agar bisa lebih maju.“Artinya jalan yang mendapat penerangan haruslah ramai dilewati jalur ekonomi masyarakat. Jadi dampaknya langsung dirasakan,” tambahnya.

]]>
http://fraksi.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2998/Dewan-Minta-Pemprov-Pikirkan-Jalan-Alternatif-di-Jateng-yang-Belum-Layak
DPRD: Sebaran Pangan dan Gizi di Jateng tak Merata http://fraksi.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2997/DPRD-Sebaran-Pangan-dan-Gizi-di-Jateng-tak-Merata Wed, 25 Jan 2017 08:34:25 +0700 Fraksi SEMARANG, PKS Jateng Online– Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah menyebut bahwa sebaran bangan dan gizi di Jawa Tengah… SEMARANG, PKS Jateng Online– Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah menyebut bahwa sebaran bangan dan gizi di Jawa Tengah tidak merata. Akibatnya, banyak terjadi ketimpangan dalam hal kesehatan di 35 daerah di Jateng.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Karsono menyebut bahwa momentum hari gizi dan makanan nasional yang jatuh pada 25 Januari menjadi momen mengevaluasi kembali konsumsi tata laksana pedoman gizi seimbang pada masyarakat Jateng.

“Sebagai provinsi yang menggunggulkan program pembangunan, maka pemenuhan terhadap gizi dan makanan perlu diperhatikan karena adanya keterkaitan bahwa pangan adalah komponen dasar mewujudkan sumberdaya manusia berkualitas. Menjadi ironi jika konsumsi protein oleh penduduk Jateng masih rendah bila dibanding rata-rata konsumsi di Indonesia,”katanya Rabu (25/1/2017) di Semarang.

Menurut Karsono, dalam 10 Program Gizi Seimbang (10 PGS) disebutkan salah satunya yaitu mengonsumsi lauk-pauk yang mengandung protein tinggi. Selain dipastikan tingkat konsumsinya, perlu menjadi perhatian pula pemerataan akses konsumsi protein di Jateng.

“Sebagai contoh, pada 2016, konsumsi protein hewani di Kabupaten Purbalingga yaitu 5,83 gram perkapita per hari. Sedangkan rerata asupan protein Jateng sebesar 34,6 gram, sungguh ketimpangan yang jauh,”ujar legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng ini.

Lebih lanjut, Karsono mengungkapkan bahwa sesuai amanat Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, Bab VIII mengamanatkan bahwa upaya perbaikan gizi bertujuan untuk meningkatkan mutu gizi perseorangan dan masyarakat antara lain melalui perbaikan pola konsumsi makanan, perbaikan perilaku sadar gizi, peningkatan akses serta mutu pelayanan gizi dan kesehatan sesuai dengan kemajuan ilmu dan teknologi.

“Sehingga berbicara gizi, tidak hanya melulu bagaimana mengkonsumsi makanan yang bernutrisi, namun lebih penting tentang bagaimana akses mendapatkan makanan yang bergizi tersebut, dan saat ini masih terjadi ketimpangan dalam pemerataan pangan dan gizi di Jateng,”tuturnya.

Saat ini, kata Karsono, konsumsi protein hewani penduduk Jateng berasal dari daging, ikan maupun telur.  Selain protein, kata Karsono, yang tak kalah penting dalam 10 PGS adalah ketersediaan air bersih, akses air bersih untuk minum dan berperilaku sehat serta sanitasi layak.

Saat ini, menurut data statistik air bersih BPS (Badan Pusat Statistik) Jateng tahun 2015 tentang presentase rumah tangga menurut sumber air minum sumur terlindung masih ada 17 kabupaten/kota di Jateng yang angkanya masih dibawah rata-rata provinsi yaitu sebesar 29,82 persen.

“Oleh karena ketimpangan tersebut di atas, diharapkan pemerintah provinsi mulai meningkatkan evaluasi dan pengendalian perwujudan ketahanan pangan termasuk konsumsi protein dan akses air bersih di seluruh kabupaten dan kota,”ujar legislator asal Purbalingga ini.

 

Upaya ini, kata Karsono, untuk mendukung sebaran produksi pangan yang merata di seluruh masyarakat di kabupaten/ kota dalam rangka mewujudkan pemenuhan gizi dan makanan Jateng yang baik. “Pada akhirnya, tidak ada lagi kabupaten/kota di Jawa Tengah yang konsumsi pangan, baik dari vitamin, protein, karbohidrat dan air yang tertinggal jauh dari kabupaten/kota yang lain,”pungkasnya.

]]>
http://fraksi.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2997/DPRD-Sebaran-Pangan-dan-Gizi-di-Jateng-tak-Merata
Di Paripurna DPR RI, Dewan Ini Pertanyakan Diskriminasi Pencoretan Bendera Merah Putih http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2996/Di-Paripurna-DPR-RI-Dewan-Ini-Pertanyakan-Diskriminasi-Pencoretan-Bendera-Merah-Putih Tue, 24 Jan 2017 16:09:33 +0700 Berita Jakarta (24/1) - Anggota Fraksi PKS Almuzammil Yusuf mengingatkan Presiden RI Joko Widodo agar jangan sampai sejarah "mencatat" dalam kepemimpinan…

Jakarta (24/1) - Anggota Fraksi PKS Almuzammil Yusuf mengingatkan Presiden RI Joko Widodo agar jangan sampai sejarah "mencatat" dalam kepemimpinan Jokowi ada warga negara yang diproses hukum dengan cara tak patut hanya karena yang bersangkutan menulis kalimat tauhid Bendera Merah Putih.

"Saya mengingatkan kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo jangan sampai sejarah mencatat dalam kepemimpinan Jokowi ada warga negara yang diproses hukum dengan cara tak patut hanya karena yang bersangkutan menulis kata Laa Ilaha Illallah pada Bendera Merah putih," kata Almuzzammil secara terbuka dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/1/2017).

Almuzzammil mengutip pasal 27 ayat 1 UUD Negara RI Tahun 1945: "Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya." Serta pasal 1 ayat 3 UUD Negara RI Tahun 1945 yang berbunyi: "Negara Indonesia adalah negara hukum.”

"Adapun ciri negara hukum adalah adanya supremasi hukum; persamaan di hadapan hukum: due process of law, peradilan yang bebas merdeka dan pengakuan HAM. Dengan mengacu kepada dua pasal tersebut dan juga Fungsi Pengawasan DPR terhadap Pemerintah pada pasal 20A UUD Negara RI Tahun 1945. Maka saya ingin bertanya kepada Presiden Republik Indonesia dan Pejabat Penegak Hukum khususnya Kapolri tentang status para pembuat gambar atau tulisan di tengah bendera merah putih," katanya.

Almuzzammil menunjukkan beberapa gambar tentang bendera merah putih. Pertama, konser band bergambar artis indonesia di tengah bendera merah putih. Yang kedua konser band Dream Theatre di tengah bendera merah putih. Ketiga konser Band Metallica di tengah bendera merah putih.

Keempat, para pendukung Ahok yang menuntut pembebasan Ahok dengan tulisan di tengah bendera merah putih. Kelima, demostran yang menulis kata: "Kita Indonesia" di tengah bendera merah putih. Yang terakhir, bendera merah putih yang bertuliskan kata "Laa Ilaha Illalloh" yang ditulis oleh Nurul Fahmi (NF).

Dari enam gambar di atas, kata dia, hanya NF yang diproses hukum. Kabid Humas Polda Metro di media mengatakan ada atau tidak ada pelapor kasus NF akan diproses hukum. "Pertanyaan saya bagaimana dengan lima pelaku serupa? Mengapa mereka tidak diproses hukum. Bukti foto dan gambar ada dan jelas," ujar dia.

Al Muzammil menyebut, Pasal 24 pada UU 24 tahun 2009 menegaskan bahwa perbuatan penodaan Bendera negara tersebut harus ada niat jahat dan unsur kesengajaan. "Sungguh tidak masuk nalar jika kata-kata mulia "Laa Ilaha Illallah" dimaksud untuk menodai, menghina, dan merendahkan bendera negara sebagaimana dimaksud UU 24/2009," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa jangan sampai proses hukum yang sedang berjalan menggiring kesimpulan publik bahwa kata mulia "Laa ilaha Ilallah" yang telah menemani para pejuang mengusir penjajah, menjadi kata yang terlarang dan direndahkan di bumi Indonesia yang mayoritas muslim dan negara muslim terbesar di dunia.

Oleh karena itu pada kesempatan tersebut, ia meminta kepada Kapolri untuk menegakkan prinsip negara hukum yakni pertama, supremasi hukum bukan kekuasaan. Kedua, persamaan warga negara di hadapan hukum bukan perbedaan. Ketiga, penegakan hukum dengan menghormati aturan hukum.

"Bukan dengan melabrak aturan hukum. NF telah ditangkap aparat penegak hukum di tengah malam seperti seorang teroris dan bandar narkoba. Padahal dalam kasus NF harus dibuktikan unsur kesengajaan dan niat jahat," ungkap Almuzzammil.

Untuk para anggota DPR RI, Almuzzammil yakin ia tidak sendiri dalam merasakan ketidakadilan terhadap proses hukum tersebut. Ia yakin banyak anggota DPR yang merasakan hal yang sama. "Untuk itu saya minta teman-teman berdiri. Terima kasih, saya tutup dengan ucapan 'Laa Ilaha Illallah Muslim Cinta NKRI'" kata dia. (msm)

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2996/Di-Paripurna-DPR-RI-Dewan-Ini-Pertanyakan-Diskriminasi-Pencoretan-Bendera-Merah-Putih
Remaja - remaja Pudakpayung Suka Rela Bantu Baksos PKS http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2995/Remaja-remaja-Pudakpayung-Suka-Rela-Bantu-Baksos-PKS Mon, 23 Jan 2017 14:12:19 +0700 Berita Semarang, PKS Jateng Online - Puluhan remaja Pudakpayung suka rela membantu kegiatan bakti sosial Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banyumanik. Sejak pagi,… Semarang, PKS Jateng Online - Puluhan remaja Pudakpayung suka rela membantu kegiatan bakti sosial Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banyumanik. Sejak pagi, remaja - remaja sudah lalu lalang di sekitar lokasi baksos guna mempersiapkan kegiatan sosial, Ahad (22/01/2017).

Ketua Remaja Adit mengungkapkan,  remaja di Pudak Payung ingin mengisi waktu dengan hal hal positif, sehingga kegiatan baksos PKS ini merupakan kegiatan yang tepat untuk mengisi waktu luang saat liburan. Tak kurang 50an remaja rela meluangkan waktu untuk berbagi bersama masyarakat yang lainnya bersama PKS.

“Kita ingin sibukan diri dengan hal hal positif,  jadi setelah tahu ada kegiatan Bakti Sosial yang di laksanakan PKS,  saya ajak teman-teman untuk gabung membantu,” Terang Adit.

Remaja-remaja ini membantu kegiatan baksos ini dengan semangat dan antusias, hal tersebut nampak dari wajah mereka yang tak berhenti menunjukkan kebahagiaan.  Ada yang membantu menjaga stand penjualan sembako dan baju murah,  ada yang membantu melayani warga masyarakat.

Ketua DPRA PKS Pudakpayung Asjadi mengapresiasi remaja-remaja RT yang turut membantu kegiatan Baksi Sosial,  Asjadi juga mengharapkan,  Remaja juga bisa bekerja sama dengan PKS untuk membuat kegiatan yang poaitif lainnya.

“Saya ucapkan terimakasih dan apresiasi atas bantuan remaja-remaja RT,  semoga kedepan kita bisa kerja sama lagi membuat kegiatan yang lebih menarik dan positif,” Terang Asjadi.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2995/Remaja-remaja-Pudakpayung-Suka-Rela-Bantu-Baksos-PKS
Nyamik Ajak Pegiat Perkebunan Tanam Lada http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2994/Nyamik-Ajak-Pegiat-Perkebunan-Tanam-Lada Mon, 23 Jan 2017 13:19:14 +0700 Berita Wonogiri, PKS Jateng Online - Menjawab keluhan sebagian besar petani perkebunan di Jatipurno Wonogiri, Nyamik Saptari mengajak masyarakat untuk mengembangkan… Wonogiri, PKS Jateng Online - Menjawab keluhan sebagian besar petani perkebunan di Jatipurno Wonogiri, Nyamik Saptari mengajak masyarakat untuk mengembangkan perkebunan lada. Hal tersebut disampaikan Nyamik di dusun Mener, Jatipurno saat menemui pegiat perkebunan Wonogiri, Sabtu (21/01/2017).

“Setelah kami mempelajari dan mencari penjelasan dari beberapa pakar ternyata kita bisa mengembangkan tanaman perkebunan alternatif yaitu lada (mrica), ini juga dikarenakan seluruh wilayah jatipurno cocok untuk budidaya tanaman lada." terang Anggota DPRD Wonogiri dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera itu.

Nyamik juga menjelaskan bahwa biaya yang dikeluarkan untuk mengembangkan perkebunan lada di Jatipurno lebih murah daripada Cengkeh yang cenderung mahal dan harga anjlok saat musim panen. Hingga saat ini cengkeh masih menjadi primadona di lahan perkebunan, akan tetapi harga jual tidak stabil dan ada indikasi adanya permainan tengkulak.

"Ada salah satu oknum yang mencanangkan bantuan bibit cengkeh besar - besaran, dengan bantuan pendampingan. Dan itu yang membuat saya khawatir 5 tahun kedepan harga cengkah akan anjlok karena stok yg sangat melimpah ruah, dan ada yang memonopolinya," ujar Nyamik.

Lebih lanjut Nyamik membandingkan harga jual cengkeh yang cenderung tak menentu dengan biaya pengeluaran besar dengan harga jual lada yang stabil dengan biaya cenderung lebih murah.

Selain mengajak masyarakat khususnya pentani untuk mengembangka tanaman lada, pertemuan yang di hadiri petani juga anggota FMPP(Forum Masyarakat Peduli Petani) ini sekaligus sebagai sarana serap aspirasi dari masyarakat dan rutin di tempat lainnya.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2994/Nyamik-Ajak-Pegiat-Perkebunan-Tanam-Lada
Saatnya Nelayan Pimpin Cilacap, Pilih Fran - Bambang no 3 http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2993/Saatnya-Nelayan-Pimpin-Cilacap-Pilih-Fran-Bambang-no-3 Mon, 23 Jan 2017 13:00:18 +0700 Berita Cilacap, PKS Jateng Online - Calon Bupati Kabupaten Cilacap Fran Lukman mengajak masyarakat pesisir untuk memilih pemimpin yang mengerti kebutuhan masyarakat,… Cilacap, PKS Jateng Online - Calon Bupati Kabupaten Cilacap Fran Lukman mengajak masyarakat pesisir untuk memilih pemimpin yang mengerti kebutuhan masyarakat, terutama kehidupan nelayan. Hal tersebut disampaikan pasangan Bambang Sutanto dihadapan masyarakat di wilayah Cilacap Selatan, Sabtu (21/01/2017).

"Kita sama - sama nelayan, saya besar di lingkungan yang kehidupannya menantang ombak laut. Sudah saatnya nelayan tampil menjadi pemimpin, Bupati Cilacap." Ungkap begawan Cilacap itu.

Dalam orasinya dihadapan masyarakat yang berkarakteristik nelayan, Fran mengaku bahwa dirinya tahu betul dengan kehidupan nelayan dan siap membantu serta memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Hasil tangkapan ikan yang sering dikirim ke banyak restauran mahal di Jakarta, hingga kapal-kapal buatan Nelayan Cilacap yang begitu diminati nelayan daerah lain, namun belum mampu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

"Kalau kita ingin berubah, merubah kehidupan kita bersama - sama saudara di Cilacap. Jangan ragu coblos no. 3, Fran - Bambang solusi Cilacap." ajak pasangan no. urut 3 itu.

Sementara, Bambang Sutanto calon wakil bupati Cilacap no. urut 3 pada kesempatan yang sama juga menyampaikan, ingin adanya perbaikan bagi masyarakat nelayan. Selaian terkait program kementrian kelautan dan perikanan agar banyak diakses warga Cilacap, dari asuransi nelayan hingga bantuan peralatan dan kapal.

"Kami berharap kedepan ada lembaga keuangan khusu yang mengerti dunia nelayan. koprasi khusus nelayan yang bisa memberikan kredit lunak untuk pejuang - pejuang laut kita dengan sistem bagi hasil," ujar pengusaha sukses itu.

Hadir pada kesempatan tersebut 1000 masyarakat, anggota DPR RI Hj. Novita Wijayanti, MM, Adi Saroso, S.Sos, MM (Anggota DPRD Cilacap), Suyatno, SH (DPC Gerindra Cilacap), Agus Sutrisno, SE dan Eko Junianto, SE (Tim Sukses Fran-Bambang), Libanun Muzazin, S.Ag (Relawan Laskar hijau), Siam Duchoni, SE (DPD PKS Cilacap).

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2993/Saatnya-Nelayan-Pimpin-Cilacap-Pilih-Fran-Bambang-no-3
Kader PKS Klaten Ngudo Roso Bareng http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2992/Kader-PKS-Klaten-Ngudo-Roso-Bareng Mon, 23 Jan 2017 12:44:59 +0700 Berita Klaten, PKS Jateng Online - Mengawali tahun 2017, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Klaten mengadakan agenda bersama untuk menguatkan kader. Agenda… Klaten, PKS Jateng Online - Mengawali tahun 2017, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Klaten mengadakan agenda bersama untuk menguatkan kader. Agenda yang bertajuk dalam "Ngudar Roso PKS Klaten" membuka kembali sejarah Partai dakwah itu di daerah Kyai Mlati itu.

Cerita PKS Klaten dari masa ke masa mendatangkan 5 ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Klaten sejak tahun 1999 sampai 2016. Masing masing ketua DPD menyampaikan pendapat masukan dan juga cerita masa lalu untuk diketahui seluruh kader.

Cerita awal PK dan PKS berdiri menjadi bagian yang menarik untuk disimak karena yang sebagian besar mungkin belum mengetahuinya. Acara ini sekaligus sarana mengeluarkan pendapat dan masukan kader-kader DPC untuk DPD PKS Klaten agar lebih baik.

tujuan dari cara ini sebagai sarana konsolidasi dan silaturahim dalam mengawali tahun 2017.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2992/Kader-PKS-Klaten-Ngudo-Roso-Bareng
Pengelolaan Pulau Jangan Hanya Pertimbangkan Faktor Ekonomi http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2991/Pengelolaan-Pulau-Jangan-Hanya-Pertimbangkan-Faktor-Ekonomi Fri, 20 Jan 2017 09:21:54 +0700 Liputan Media REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Abdul Kharis Almasyhari mengatakan pengelolaan pulau-pulau perlu melibatkan… REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Abdul Kharis Almasyhari mengatakan pengelolaan pulau-pulau perlu melibatkan stakeholder bidang pertahanan dan intelijen, khususnya dengan Komisi I DPR RI dan mitra-mitra kerjanya. Kemudian pulau-pulau kecil terluar dan juga pesisir tidak boleh hanya mempertimbangkan pada aspek ekonominya saja. Namun harus mempertimbangkan tiga kepentingan, yaitu pertahanan-keamanan, kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian lingkungan. Ketiga aspek tersebut tidak dapat ditinggalkan.

"Undang-undang nomor 1/2014 tentang Perubahan atas UU No 27/2007. Berdasar pada PP No. 62/2010, pemanfaatan pulau-pulau kecil terluar dapat dilakukan, jika ada pertimbangan berbagai aspek itu," jelas Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Rabu (18/1).

Abdul Kharis mengatakan Indonesia sendiri memiliki ribuan pulau, namun pengelolaannya belum dapat dilakukan secara maksimal meski telah terbit Undang-undang nomor 27/2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil. "Terbitnya Undang-undang nomor 27/2007 justru menimbulkan masalah baru, yaitu tentang Hak Pengusahaan Perairan Pesisir (HP-3)," tambahnya.

Kemudian Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan beberapa pasal dalam Undang-undang nomor 27/2007. MK berpendapat bahwa pemanfaatan wilayah pasir dan pulau-pulau kecil dengan instrument HP-3 tidak dapat memberikan jaminan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Kata dia, ada empat tolak ukur yang digunakan oleh MK dalam mengukur manfaat bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat tersebut.

Keempat tolak ukur tersebut adalah, pertama kemanfaatan sumber daya alam bagi rakyat. Kedua, tingkat pemerataan manfaat sumber daya alam bagi rakyat. Ketiga, tingkat partisipasi rakyat dalam menentukan manfaat sumber daya alam. Terakhir, penghormatan terhadap hak rakyat secara turun temurun dalam memanfaatkan sumber daya alam.

Menurut MK, pemberian HP-3 oleh pemerintah kepada pihak swasta adalah bertentangan dengan UUD 1945 khususnya Pasal 33 ayat (4) UUD 1945 yang menyatakan 'perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsp kebersamaan, efisiensi berkeadilan, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, kemandirian, serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional'.

"MK juga menyatakan, pemberian HP3 melanggar prinsip demokrasi ekonomi karena akan mengakibatkan wilayah perairan pesisir dan pulau-pulau kecil menjadi wilayah HP3 yang dikuasai oleh pemilik modal besar," tutur Abdul Kharis.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2991/Pengelolaan-Pulau-Jangan-Hanya-Pertimbangkan-Faktor-Ekonomi
Pengelolaan Pulau Indonesia oleh Asing Picu Masalah Baru http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2990/Pengelolaan-Pulau-Indonesia-oleh-Asing-Picu-Masalah-Baru Fri, 20 Jan 2017 09:17:22 +0700 Liputan Media JAKARTA - Rencana Pemerintah mempersilakan investor asing mengelola pulau-pulau terpencil di Indonesia dinilai memicu persoalan baru. Wakil Ketua Komisi… JAKARTA - Rencana Pemerintah mempersilakan investor asing mengelola pulau-pulau terpencil di Indonesia dinilai memicu persoalan baru.

Wakil Ketua Komisi X DPR Fikri Faqih menilai pengelolaan pulau oleh negara asing tersebut berpotensi memicu masalah baru jika pemerintah tidak siap.

Menurut dia, banyak persoalan yang perlu diselesaikan terlebih dahulu, baik dari sisi regulasi, pertahanan, serta infrastruktur sebelum menerapkan kebijakan tersebut.

“Wacana itu berpotensi memicu masalah baru jika pemerintah tidak siap. Sebaiknya, pemerintah tidak buru-buru mengambil kebijakan. Jika tujuannya adalah menarik investor maka pengelolaannya harus tetap di bawah pemerintah,” tutur Fikri di Jakarta, Sabtu (14/1/2017) dalam siaran pers Fraksi PKS DPR kepada SINDOnews.

Dari 17.000 pulau yang ada di Indonesia, sebanyak 4.000 pulau terluar di Indonesia saat ini belum dikelola oleh pemerintah. Belum terkelolanya oleh pemerintah tersebut, berkonsekuensi belum adanya penamaan pulau secara resmi.

Padahal, kata dia, sesuai prosedur dalam United Nation Convention on the Law of the Sea (UNCLOS) 1982, untuk kepentingan pengelolaan, dibutuhkan penamaan yang jelas dan sah alias diakui negara.

Sehingga, kata dia, Pemerintah Indonesia wajib untuk daftar kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap ribuan pulau yang masuk dalam wilayah negara.

Menurut dia, di sisi lain, dasar hukum yang menjadi pegangan dalam penamaan pulau di Indonesia adalah Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 112 Tahun 2006 tentang Tim Nasional Pembakuan Nama Rupabumi.

]]>
http://pksjateng.or.id/rss/index.php/read/news/detail/2990/Pengelolaan-Pulau-Indonesia-oleh-Asing-Picu-Masalah-Baru