FEED RSS DPW PKS JAWA TENGAH http://pksjateng.or.id/rss Perempuan - pksjateng.or.id Semarang Rawan Kasus Kekerasan Pada Perempuan dan Anak, Perempuan PKS Bersiap http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2559/Semarang-Rawan-Kasus-Kekerasan-Pada-Perempuan-dan-Anak-Perempuan-PKS-Bersiap Thu, 26 May 2016 12:40:21 +0700 Perempuan Semarang, PKS Jateng Online - Dengan meningkatkan kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Kota Semarang, hingga masuk zona merah untuk Kota… Semarang, PKS Jateng Online - Dengan meningkatkan kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Kota Semarang, hingga masuk zona merah untuk Kota dan Kabupaten Se Jawa Tengah, PKS Kota Semarang melalui Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk  Menuju Kota Semarang Sebagai Kota Ramah Anak di MD Building (Kantor) DPD PKS Kota Semarang (23/5).

Untuk membedah masalah ini, PKS mengundang tiga pembicara. Untuk membedah dari sisi Ilmu Hukum PKS mengundang Dr Lita Tyesta Pakar Hukum Undip, yang kedua dari  Kabareskrimum Polda Jawa Tengah dan juga dari sisi kebijakan pemerintah, PKS mengundang Imam Mardjuki selaku Anggota Dewan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera. Jalannya diskusi di moderatori oleh Praktisi Pendidikan Mia Innayati.

Dalam diskusi ini, Dr Lita Tyesta mengungkapkan adanya degradasi moral yang semakin lama semakin turun pada generasi-generasi muda, untuk itu pendidikan anak menjadi sangat penting. Disamping itu, anak-anak muda sekarang ini memiliki gejala cosumerisme, sehingga materi menjadi motifasi utama.

“Anak-anak sekarang sudah mulai ada gradatif menurun secara moral, dan juga ada bahaya cosumerisme, kalau saya bertanya kepada mahasiswa saya, mau jadi apa, mereka menjawab ingin menjadi pengacara, tapi kalau ditanya apa sebabnya, mereka menjawab uangnya banyak,” Ungkapnya.

Dalam kesempatan ini, Pihak kepolisian yang dalam hal ini diwakilkan kepada Kabareskrimum Polda mengungkapkan komitmen untuk menindak tegas kepada siapa saja yang melakukan tindak kekerasan kepada anak. Pihak kepolisian siap datang dan melakukan tindakan jika ada aduan dari masyarakat.

“Kami sampaikan nomer telepon saya, jika ada aduan, kami komitmen untuk bisa langsung melakukan tindakan dengan secepatnya,” Ungkapnya.

Disisi kebijakan pemerintah, Imam Mardjuki sekalu anggota dewan dari FPKS menekankan bahwa pentingnya infrastruktur bermain untuk anak. Ia mengatakan, kota ini tidak aman buat anak apabila tidak ada tempat bermain. Adanya Trotoar yang memadai, taman kota dan juga musium gratis untuk tempat belajar anak

“Anak merasa aman apabila anak bisa bermain, bila anak sudah tidak bisa bermain lagi, berarti kota kita tidak aman untuk mereka,” Ungkap Imam.

Diskusi yang berjalan seru ini diikuti oleh perwakilan-perwakilan perempuan dari berbagai partai politik juga kader perempuan di berbagai ormas-ormas. Dengan adanya kegiatan ini, PKS berharap ada langkah bersama untuk mewujudkan Kota Semarang yang lebih ramah dengan anak sehingga kekerasan terhadap anak bisa ditekan.

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2559/Semarang-Rawan-Kasus-Kekerasan-Pada-Perempuan-dan-Anak-Perempuan-PKS-Bersiap
PKS Brebes Adakan Seminar Pra Nikah Untuk Anak SMA http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2547/PKS-Brebes-Adakan-Seminar-Pra-Nikah-Untuk-Anak-SMA Mon, 23 May 2016 13:56:23 +0700 Perempuan Brebes, PKS Jateng Online - Keluarga merupakan aset penting dalam proses membangun sebuah generasi masa depan yang berkualitas, karena dari keluargalah… Brebes, PKS Jateng Online - Keluarga merupakan aset penting dalam proses membangun sebuah generasi masa depan yang berkualitas, karena dari keluargalah sebuah generasi dilahirkan dan dididik. Untuk itu membentuk keluarga yang berkualitas terutama dalam aspek spiritualitas perlu terus diusahakan dalam masyarakat kita, dan usaha tersebut harus dimulai  sedini mungkin bahkan sebelum pernikahan itu berlangsung.

Guna memberikan pemahaman akan pentingnya membentuk keluarga yang berkualitas kepada generasi muda,  Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Kab. Brebes mengadakan Dauroh Munakahat yang dilaksanakan pada hari Ahad (8/5) yang lalu untuk Anak SMA. 

Endang selaku ketua bidang BPKK dalam sambutannya menyampaikan maksud dilaksanakannya Dauroh / pelatihan ini adalah agar para peserta yang sebagian besar ABG ini tahu bagaimana pentingnya peran keluarga dalam membentuk tatanan masyarakat sekaligus memberikan pengetahuan kepada peserta bagaimana caranya membentuk keluarga yang berkualitas. 

Peserta yang sebagian besar anak-anak SMA sangat antusias mengikuti acara dauroh munakahat ini, selain materi yang menarik disampaikan oleh narasumber juga ada beberapa doorprize yang disediakan oleh panitia untuk peserta yang bisa menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh panitia. 

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2547/PKS-Brebes-Adakan-Seminar-Pra-Nikah-Untuk-Anak-SMA
Untuk Jadi Kartini, Perempuan Aktif Harus Pandai Rawat Tubuh http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2459/Untuk-Jadi-Kartini-Perempuan-Aktif-Harus-Pandai-Rawat-Tubuh Thu, 21 Apr 2016 10:15:51 +0700 Perempuan SEMARANG, PKS Jateng Online – Menjadi sosok kartini dan perempuan aktif adalah menjadi anugerah tersendiri. Karena bisa mengekspresikan karya… SEMARANG, PKS Jateng Online – Menjadi sosok kartini dan perempuan aktif adalah menjadi anugerah tersendiri. Karena bisa mengekspresikan karya denga bebas. Namun demikian, kartini dan perempuan yang aktif harus dibarengi dengan kepandaian dalam menjaga dan merawat tubuh. Demikian disampaikan pakar kecantikan muslimah dari Mutia Spa dan Salon Muslimah, Jalan Wolter Monginsidi, Kota Semarang, Kamis (21/4/2016).

 

“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi para perempuan muslimah yang aktif di lapangan, salah satunya para jurnalis perempuan, diantaranya adalah menyisir rambut dan perawatan wajah,”katanya saat menggelar workshop kecantikan untuk muslimah dengan Koalisi Jurnalis Perempuan (KJP) Jawa Tengah bekerja sama dengan Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng.

Menurut Lia, untuk meski berhijab, para perempuan muslimah harus tetap memastikan rambut tetap disisir.

“Sebelum menggunakan hijab, sebaiknya rambut disisir yang rapi, lalu dijepit. Alasannya, rambut disisir yang rapi agar peredaran darah lancar. Jadi beraktifitas seharian, tidak sakit kepala. Kemudian, Biasakan menyisir seblum tidur. Agar rambut juga rileks, sehingga peredaran darah lancar. Jika peredaran darah lancar, rambut sehat, tidak mudah rontok, kulit kepala juga sehat tidak berketombe,”jelasnya.

Selain itu, Lia menyampaiakn bahwa untuk jenis sisir, adalah yang giginya rapat dengan yang geriginya renggang, harus disesuaikan dengan yang rambutnya lebat, tipis atau berisi. Hal ini akan mempengaruhi kesehatan rambut.

“Terkait dengan menyisir rambut, kebanyakan kita sebelum mulai keramas, jarang menyisir rambut. Ini cukup penting, karena akan membuat kekusutan dan bersihnya kurang maksimal,”ungkapnya.

Selain sisir, untuk perawatan, bisa membersihkan dengan dua langkah, yakni menggunakan susu pembersih dan face toner lebih baik ktimbang 1 langkah atau facial foam. “Karena face toner itu berfungsi menyeimbangkan PH. Fungsi ini belum bisa tergantikan oleh facial foam,”tandasnya.

Menurut Lia, dalam upaya menjaga penampilan agar selalu cantik, tentunya para wartawan yang notabene sering beraktifitas di luar ruangan harus memiliki perhatian khusus soal perawatan diri yang meliputi perawatan dari atas kepala hingga ujung kaki.

“Sering ditemukannya masalah yang dialami oleh orang-orang yang sering melakukan aktifitas di luar ruangan diantaranya adalah masalah rambut yakni ketombe, rambut berminyak dan rontok, selain itu juga terkait dengan masalah kulit wajah yang rentan terkena efek buruk sinar UV dan  polusi,” paparnya.

Menurut Lia, dalam upaya menangani keluhan para wanita yang sering beraktifitas di luar ruangan, pemilik Salon Mutia ini menyarankan agar para wanita ini melakukan perawatan rambut yakni paling tidak dua minggu sekali menggunakan hair mask dirumah atau dapat melakukan hair spa di salon.

 

“Dan untuk perawatan kulit wajah agar tetap terlihat bersih dan cerah, maka dapat melakukan facial ke salon minimal 1 bulan sekali, namun perlu diingat bahwa yang paling penting dalam menjaga kulit dari dampak buruk sinar matahari adalah dengan menggunakan pelembab dan sunblock saat akan beraktifitas di luar ruangan, dan juga rajin membersihkan wajah,” pungkasnya.

Agenda nyalon bareng dan workshop kecantikan ini digelar KJP-DPW PKS Jateng dalam rangka peringatan hari kartini pada hari ini, Kamis (21/4/2016).

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2459/Untuk-Jadi-Kartini-Perempuan-Aktif-Harus-Pandai-Rawat-Tubuh
Hadapi Bahaya LGBT, PKS Undang Pakar Cari Solusi http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2262/Hadapi-Bahaya-LGBT-PKS-Undang-Pakar-Cari-Solusi Fri, 05 Feb 2016 05:51:28 +0700 Perempuan JAKARTA, PKSJateng Online (4/2)-- Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) belakangan menjadi wacana hangat di masyarakat. Bukan sekadar perbicangan,… JAKARTA, PKSJateng Online (4/2)-- Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) belakangan menjadi wacana hangat di masyarakat. Bukan sekadar perbicangan, tapi fenomena perilaku penyimpangan seksual tersebut dinilai sudah masuk ke tahap ancaman terhadap generasi.

Menghadapi bahaya LGBT, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS  mengundang sejumlah pakar dalam Focus Group Discussion (FGD) dengan tema 'Penyimpangan Seksual, Implikasi dan Solusinya' di kantor DPP PKS, Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Pakar-pakar yang diundang dari bidang syariah, medis, psikologi sosial hingga hukum untuk membahas dan merumuskan solusi bersama.

Ketua Departemen Kajian Anak dan Perempuan BPKK, Sri Rahayu mengatakan, FGD yang digelar merupakan bentuk kepedulian PKS terhadap permasalahan yang cukup krusial terkait isu penyimpangan orientasi seksual yang beberapa pekan terakhir ini menghangat.

“Kami yakin respons-respons reaktif tidak akan cukup efektif untuk meminimalisir dampak-dampak  destruktif terkait penyimpangan seksual yang sekarang sedang hangat diperbincangkan," ujar Sri.

Sri memaparkan, penelaahan yang dilakukan bersifat menyeluruh minimal dari empat aspek yaitu aspek syariah, psikologis, medis dan hukum. Empat aspek itu menurutnya cukup memadai sebagai landasan perumusan langkah-langkah sistematis yang dibutuhkan dalam menghadapi bahaya penyimpangan seksual.

Narasumber yang hadir antara lain Dr Saiful Bahri yang mengkaji tinjauan penyimpangan orientasi seksual dalam pandangan hukum Islam, Handoyo Prihatanto, MH dari aspek hukum, baik hukum internasional maupun hukum positif, serta  dr Ambun Suri, MARS dan Rahmi Dahnan M.Psi dari aspek medis dan psikologis.

FGD yang juga melibatkan perwakilan lembaga sosial masyarakat serta organisasi pemuda ini, diharapkan mampu memberikan cara pandang yang sama dalam menyikapi isu terkait, sehingga solusi konstruktif dalam rangka berkhidmat untuk bangsa dan negara bisa dilaksanakan secara sistematis dan bertanggungjawab.

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2262/Hadapi-Bahaya-LGBT-PKS-Undang-Pakar-Cari-Solusi
Perempuan PKS Diminta Jadi Advokator Tekan Kasus Kekerasan Anak http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2224/Perempuan-PKS-Diminta-Jadi-Advokator-Tekan-Kasus-Kekerasan-Anak Sun, 10 Jan 2016 15:29:02 +0700 Perempuan SEMARANG, PKS Jateng Online—Para perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta menjadi kader terdepan dalam perlindungan anak. Menurut Netty… SEMARANG, PKS Jateng Online—Para perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diminta menjadi kader terdepan dalam perlindungan anak. Menurut Netty Prasetiani Heryawan, istri gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, bentuk perlindungan tersebut adalah menjadi motivator dan advokator dalam menekan kasus kekerasan pada anak.

 

Hal tersebut disampaikan oleh Netty saat memberikan pengarahan tentang kekerasan pada anak pada Seminar Parenting di Semarang, Minggu (10/1). Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa perempuan PKS harus menjadi motivator dalam menekan kasus kekerasan pada anak.

Menurut Netty, kekerasan pada anak seringnya terjadi oleh orang-orang terdekat, seperti orang tuanya, tukang ojeknya, kakek neneknya, hingga tetangganya. Baik yang berupa kekerasan fisik, perkataan hingga psikologis. Kesemuanya sering terjadi diawali oleh orangtuanya.

“Terdapat 12 gaya populer orang tua dalam pelecehan anak, yaitu membentak, menjelekkan, meremehkan, membandingkan, mencap  atau memberi label, mengancam, menasehati didepan orang lain, membohongi, menakut-nakuti, mempermalukan, memarahi, memukul,” jelasnya.

Menurutnya,  anak-anak harus mengetahui 4 zona tubuhnya yang harus dijaga dengan baik, dan tidak boleh disentuh oleh orang lain.

“Kemajuan teknologi juga memberi kontribusi dalam penanaman nilai-nilai pada anak. Seperti pada kasus, menjadi fans berat boy band. Ketika gagal bertemu, kemudian si anak, memotong jarinya. Ini adalah contoh penanaman nilai-nilai yang dilakukan oleh teknologi informasi, kewajiban orang tua tidak hanya memberi kebutuhan fisik, namun juga akademis, psikologis,” paparnya.

Selain itu, Netty meminta kepada para istri pejabat publik PKS untuk aktif dalam lembaga-lembaga sosial yang terkait dengan manajemen sosial.

Mengutip apa yang dirumuskan oleh Elisabeth Stone, Netty menjelaskan pentingnya hal mendasar sebelum memiliki anak. “Hal mendasar itu adalah membuat keputusan untuk memiliki anak adalah hal yang penting. Namun hal penting juga adalah memutuskan untuk memiliki hati dan bekerja merawat anak,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Jateng menyandang status darurat kekerasan terhadap anak. Hal tersebut dikemukakan Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Arist Merdeka Sirait dalam jumpa pers di Solo, Jawa Tengah, Kamis, 1 Oktober 2015 lalu.

"Jawa Tengah menduduki posisi kesebelas dalam kasus penganiayaan terhadap anak yang paling banyak terjadi. Posisi pertama diduduki oleh DKI Jakarta,” ungkap Arist Merdeka Sirait.

Menurutnya, tak kurang dari 2.000 kasus kekerasan terhadap anak ditemukan di Jateng. Data tersebut terhitung mulai Januari hingga Juli tahun 2015. Sebanyak 1.570 kasus di antaranya merupakan kekerasan seksual pada anak terjadi di Jateng. Sisanya kasus penelantaran hingga kekerasan fisik dan verbal.

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/2224/Perempuan-PKS-Diminta-Jadi-Advokator-Tekan-Kasus-Kekerasan-Anak
Perempuan PKS Siap Terlibat Dalam Pencegahan HIV AIDS http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1892/Perempuan-PKS-Siap-Terlibat-Dalam-Pencegahan-HIV-AIDS Sun, 04 Jan 2015 15:52:43 +0700 Perempuan PEMALANG, PKS Jateng Online-Tren penularan infeksi HIV AIDS di Kabupaten Pemalang yang mengalami kenaikan, terutama pada kalangan ibu rumah tangga menjadi… PEMALANG, PKS Jateng Online-Tren penularan infeksi HIV AIDS di Kabupaten Pemalang yang mengalami kenaikan, terutama pada kalangan ibu rumah tangga menjadi perhatian Bidang Perempuan DPD PKS Pemalang. Minimnya informasi terkait hal itu menjadi salah satu faktor penyebab mudahnya ibu rumah tangga terjangkit.

Hal tersebut diangkat dalam seminar Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi Perempuan yang dihelat Bidang Perempuan DPD PKS Pemalang, Minggu (4/1) di Aula SLBN Pemalang.

Ketua Bidang Perempuan DPD PKS Pemalang, Sri Hidayati, mengatakan kegiatan seminar ini bertujuan meningkatkan pemahaman perempuan dalam sejumlah persoalan pada sistem reproduksi seperti penyakit, infeksi dan bagaimana cara pencegahannya. 

“Perempuan utamanya ibu-ibu harus meningkat pemahamannya berkaitan ini. Apalagi pada perempuan yang mempunyai peran ganda. Mereka sehat maka kiprahnya semakin optimal,” ujar dia.

Bagi kader perempuan, lanjut dia, kiprah dalam dakwah juga semakin meningkat dengan diiringi kesehatan yang terjaga. Ditambahkan dia, dalam kegiatan tersebut selain seminar kesehatan, pihaknya juga menggelar sarasehan berkaitan tugas-tugas bidang perempuan di Pemalang. Untuk giat tersebut bersama dengan Woro Haswini.

Sementara pembicara dari LSM Kawan, Isyti’aroh, M.kep, Ns, SP. Kep.Mat, mengatakan berkaitan penyakit pada reproduksi perempuan secara umum kanker servik menduduki peringkat pertama penyebab kematian di Indonesia.

Angka HIV AIDS, lanjutnya, di Pemalang juga mengalami tren peningkatan.

”Tidak diduga , ternyata yang terinfeksi banyak dari kalangan ibu rumah tangga yang notabene tidak tahu apa itu infeksi menular pada organ reproduksi. Saya ingin menitik tekankan bahwa upaya pencegahan menjadi penting, agar problem tersebut tidak menimpa kita,” tandasnya aktivis LSM yang bergerak pada pencegahan HIV AIDS dan penularan penyakit reproduksi ini.

Isyti’aroh menegaskan pencegahan utama yakni dengan pola hidup sehat dan selalu setia pada pasangan. “Pencegahan utama dengan pola hidup sehat. infeksi menular seksual banyak cara penularan seperti hubungan seksual maka masing-masing pasangan harus  setia pada pasangannnya,” tegas dia.

Pihaknya mengapresiasi keterlibatan Bidang Perempuan DPD PKS dalam menjadi agen sosialisasi bersama LSM yang ia kelola. “Kami akan membagikan sejumlah leaflet terkait HIV AIDS dan penyakit menular seksual lainnya, selepas seminar ini kader perempuan PKS dapat segera mensosialisasikan pada lingkungan terdekatnya,” tandasnya. (Him/Humas)

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1892/Perempuan-PKS-Siap-Terlibat-Dalam-Pencegahan-HIV-AIDS
Soal Perlindungan Anak, Semua Pihak Harus Proaktif http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1630/Soal-Perlindungan-Anak-Semua-Pihak-Harus-Proaktif Fri, 18 Apr 2014 14:08:47 +0700 Perempuan JAKARTA, PKS Jateng Online - Maraknya kasus kekerasan terhadap anak membuat prihatin Wakil Ketua Komisi VIII yang membidangi Pemberdayaan Perempuan dan… JAKARTA, PKS Jateng Online - Maraknya kasus kekerasan terhadap anak membuat prihatin Wakil Ketua Komisi VIII yang membidangi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ledia Hanifa Amaliah. Apalagi dalam tiga tahun terakhir diketahui kasus kekerasan yang menimpa anak justru mengalami peningkatan.

"Ironisnya, kekerasan pada anak kini berlangsung dimana-mana. Di area publik seperti jalanan, mall, sekolah, hingga di rumah yang seharusnya menjadi tempat teraman bagi anak. Begitu pula pelakunya tidak hanya orang asing tetapi seringkali justru dilakukan oleh orang yang dikenal, yang dekat, hingga kerabat dan keluarga sendiri," urai Ledia pada Kamis (17/4).

Ledia menilai salah satu sebab mengapa angka kekerasan pada anak meningkat karena masih minimnya kesigapan setiap elemen masyarakat baik orangtua, guru, tokoh masyarakat, aparat pemerintah hingga aparat hukum dalam mengimplementasikan upaya memenuhi hak-hak anak dan memberi perlindungan terhadap anak.

“Secara bersama-sama kita sebagai orang-orang dewasa di tengah masyarakat sesungguhnya memiliki kewajiban dan tanggungjawab dalam memenuhi hak anak dan melindungi anak. Baik itu anak kita sendiri maupun anak orang lain,” ujar Ledia.

Aleg FPKS ini mengingatkan betapa Indonesia sudah memiliki Undang-undang perlindungan anak sejak 2002, undang-undang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga sejak 2004, serta berbagai peraturan perundangan yang mengamanahkan negara, masyarakat, dan individu untuk terlibat aktif memenuhi hak dan melindungi anak.

"Di dalam pasal 21 sd 23, 25 dan 72 dari Undang-undang no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak misalnya disebutkan kewajiban dan tanggungjawab negara serta peran serta masyarakat dalam melindungi anak. Sementara pasal 15 dari Undang-undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga tahun 2004 menyebutkan bahwa setiap orang yang mendengar, melihat, atau mengetahui terjadinya kekerasan dalam rumah tangga wajib melakukan upaya-upaya sesuai dengan batas kemampuannya untuk: mencegah berlangsungnya tindak pidana, memberikan perlindungan kepada korban, memberikan pertolongan darurat; dan membantu proses pengajuan permohonan penetapan perlindungan," paparnya.

Menurut Ledia,  semua peraturan perundangan ini tidak berarti bila implementasinya tidak maksimal. Karena itu Ledia mengingatkan pemerintah untuk segera memaksimalkan penyediaan sarana dan prasarana pendukung perlindungan anak.

“Selama ini unit PPA belum tersedia di setiap polres, penyidik, jaksa dan hakim khusus PPA masih sangat sedikit, shelter penampungan, relawan pendamping saksi atau saksi korban sangat terbatas, akibatnya proses penegakan hukum bila ada kasus hukum yang melibatkan anak atau upaya perlindungan pada anak menjadi terhambat,” ucap Ledia.

Selain itu, Ledia juga menghimbau setiap orang dewasa baik orangtua, guru, tokoh masyarakat atau aktivis organisasi untuk sigap memberikan perlindungan bagi anak.

“Dalam urusan perlindungan anak, sifat yang dibutuhkan adalah proaktif dan sensitif terhadap hak-hak tumbuh kembang anak. Ada perubahan kondisi fisik, mental dan sikap anak perlu waspada. Ada mendengar, melihat, mengetahui anak-anak yang terancam, teraniaya, terlantar harus segera dicegah. Kalau tak mampu, ya lapor ke pengurus RT, RW atau bahkan ke polisi. Sebab semua itu adalah kewajiban kita yang diamanahkan undang-undang,” urai Ledia.

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1630/Soal-Perlindungan-Anak-Semua-Pihak-Harus-Proaktif
Bidpuan PKS Jateng Dukung Penuh Caleg Perempuan Kudus http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1338/Bidpuan-PKS-Jateng-Dukung-Penuh-Caleg-Perempuan-Kudus Sun, 21 Jul 2013 21:31:28 +0700 Perempuan Kudus, PKS Jateng Online—Bidang Perempuan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah mendukung penuh upaya pencalonan… Kudus, PKS Jateng Online—Bidang Perempuan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Tengah mendukung penuh upaya pencalonan perempuan PKS di Kabupaten Kudus.

Dukungan tersebut dilakukan dengan membekali para caleg perempuan PKS Kudus dengan berbagai keterampilan dan skill sebagai calon wakil Rakyat dalam workshop caleg perempuan, Ahad (21/7) di Gedung Pusat Pendidikan, Jalan Veteran, Kudus, Jawa Tengah.

“Ada 40 peserta perempuan PKS Kudus yang terdiri dari caleg perempuan dan tim suksesnya mengikuti agenda workshop untuk caleg tersebut,” terang Dyah Woro Haswini, Wakil ketua Bidpuan PKS Jateng dalam keterangannya kepada PKS Jateng Online, Ahad (21/7).

Setidaknya, imbuh Woro, ada dua target besar yang diusung oleh PKS Kudus pada Pemilu 2014 mendatang, sehingga target tersebut memerlukan strategi khusus mewujudkannya.

“Secara nasional kita targetkan menuju tiga besar, sementara di Kudus, caleg perempuan PKS siap mengantar 5 kursi untuk DPRD Kabupaten,” tandasnya. (Dep)

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/1338/Bidpuan-PKS-Jateng-Dukung-Penuh-Caleg-Perempuan-Kudus
Latih kemandirian Ibu, PKS Kota Magelang gelar Ketrampilan Kraetivitas http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/916/Latih-kemandirian-Ibu-PKS-Kota-Magelang-gelar-Ketrampilan-Kraetivitas Sun, 31 Mar 2013 17:31:41 +0700 Perempuan Magelang, PKS Jateng Online— Dalam rangka membangun kemandirian bagi wanita, Pos Wanita Keadilan (PWK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota…

Magelang, PKS Jateng Online— Dalam rangka membangun kemandirian bagi wanita, Pos Wanita Keadilan (PWK) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Magelang menggelar pelatihan ketrampilan bagi ibu – ibu rumah tangga se-Kota Magelang, Sabtu (30/3/2013, di Kantor Dewan Pengurus Daerah (DPD) PKS Kota Magelang.

Melalui Pos Wanita Keadilan (PWK) yang merupakan bagian dari BIDPUAN (Bidang Perempan) DPD PKS Kota Magelang, ibu-ibu muda dari perwakilan masing-masing taklim / pengajian PWK yang ada di Kota Magelang dengan antusias mengikuti beberapa pelatihan ketrampilan, meliputi Pembuatan Jahe Instan, Pembuatan Manik-manik, dan Pembuatan Kerajinan dari barang bekas.

Menurut Ketua Bidang Perempuan PKS Kota Magelang, Eny Musana, Agend aini adalah untuk melatih kemandirian sekaligus membantu perekonomian para ibu rumah tangga tersebut.

"Acara pelatihan ini dimaksudkan untuk menambah ketrampilan  anggota PWK yang tiap bulannya diisi dengan pengajian rutin, sehingga dengan adanya pelatihan ketrampilan ini mampu meningkatkan perekonomian keluarga ibu-ibu muda anggota PWK di Kota Magelang," jelasnya.

Pelatihan ketrampilan ini diikuti 50 sampai 60 peserta,  setiap PWK mengirimkan 1-3 orang anggota PWK, yang nantinya akan menularkan ilmunnya saat kembali dalam taklim atau kelompok PWK-nya. [DP/Hum]


]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/916/Latih-kemandirian-Ibu-PKS-Kota-Magelang-gelar-Ketrampilan-Kraetivitas
Perkokoh peran Keluarga, PKS Surakarta gelar Pelatihan Ketahanan Keluarga http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/844/Perkokoh-peran-Keluarga-PKS-Surakarta-gelar-Pelatihan-Ketahanan-Keluarga Tue, 12 Mar 2013 06:14:09 +0700 Perempuan Surakarta, PKS Jateng Online—Dalam rangka menguatkan peran keluarga kader secara internal dan juga eksternal, Bidang Perempuan (Bidpuan) Dewan… Surakarta, PKS Jateng Online—Dalam rangka menguatkan peran keluarga kader secara internal dan juga eksternal, Bidang Perempuan (Bidpuan) Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Surakarta menyelenggarakan Pelatihan Ketahanan Keluarga, Ahad (10/3 di Gedung DPRD Kota Surakarta.

Menurut Ketua Bidpuan DPD PKS Surakarta, Hastati Pamiluwati, agenda ini diharapkan menjadi titik balik kesolidan keluarga kader. Ia juga menyampaikan harapannya agar keluarga dakwah mampu mengoptimalkan peran dalam memberi manfaat kepada masyarakat, yang diawali mensolidkan keluarga.

“Sekarang ini kasus dalam rumah tangga sangat banyak. Memprihatinkan jika permasalahan-permasalahan tersebut tidak dikelola dan berujung pada perpisahan. Apa jadinya jika keluarga kader seperti itu? Tentu agenda dakwah akan terganggu jika internal (keluarga) bermasalah” terangnya.

Pelatihan tersebut dibagi ke dalam dua sesi, untuk pasangan keluarga usia 0-5 tahun dan untuk pasangan usia 5,1 - 10 tahun.

Lebih lanjut Djatmiko, pemerhati masalah keluarga yang menjadi pembicara dalam pelatihan ini, menyampaikan bahwa sangat penting membangun komunikasi interaktif antar anggota keluarga, baik antara suami dengan istri maupun dengan anak.

“Yang harus diingat, setiap manusia diciptakan dengan keunikan dan karakteristik masing-masing, sehingga diperlukan pembiasaan untuk bisa saling memahami. Kuncinya adalah komunikasi. Komunikasi akan menciptakan keharmonisan, yaitu hubungan yang mensinergikan perbedaan dan keunikan menjadi sesuatu yang selaras dan menyenangkan” paparnya.

Sesi berikutnya menghadirkan ketua KPPA Benih Surakarta, Robi’ah Al Adawiyah sebagai pemateri. Di awal, ummahat yang biasa disapa Bu Vida ini mengingatkan kembali tentang visi pernikahan dan perlunya melakukan peremajaan visi sebagai pondasi membangun keutuhan rumah tangga.

 “setelah me-refresh visi, langkah berikutnya adalah membangun komunikasi dan meneguhkan chemistry sehingga tercipta imunity. Bagaimana tiap pasangan bisa saling bersinergi dalam potensi. Mari kita ingat lagi, siapa suami/ istri kita sebelum menikah, dan bandingkan dengan sekarang ketika telah menikah. Jika dulu masing-masing begitu produktif, memiliki latar belakang aktivis dengan beragam agendanya, maka setelah menikah seharusnya produktivitas itu makin meningkat. Jangan malah sebaliknya. Produktivitas itu bisa menjadi salah satu parameter berkahnya pernikahan kita,” Katanya

Di akhir acara panitia mengumumkan pemenang lomba foto keluarga. Untuk masing-masing kategori Keluarga dengan usia pernikahan 0-5 tahun dan keluarga dengan usia pernikahan 5,1-10 tahun. (DP/Ind / roh)

 

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/844/Perkokoh-peran-Keluarga-PKS-Surakarta-gelar-Pelatihan-Ketahanan-Keluarga
Gelar Konsolidasi, Perempuan PKS Jateng siap menangkan HP-Don http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/843/Gelar-Konsolidasi-Perempuan-PKS-Jateng-siap-menangkan-HP-Don Mon, 11 Mar 2013 06:24:07 +0700 Perempuan Boyolali, PKS Jateng Online—Dalam rangka mempersiapkan pemenangan Hadi Prabowo-Don Murdono, Bidang Perempuan Dewan Pengurus Wilayah (Bidpuan… Boyolali, PKS Jateng Online—Dalam rangka mempersiapkan pemenangan Hadi Prabowo-Don Murdono, Bidang Perempuan Dewan Pengurus Wilayah (Bidpuan DPW) PKS jawa Tengah menggelar konsolidasi dengan seluruh anggota Bidpuan Dapil 3, Ahad (10/03), di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah

Menurut Sekretaris Bidang Perempuan PKS Jateng, Dyah Woro, acara ini adalah sebagai sarana konsolidasi kader perempuan se-Jawa Tengah.

“Acara ini berlangsung dua hari, terhitung sejak sabtu sampai Ahad. Setelah membahas tentang sosialisasi Pengurus Utamakan Keluarga (PUK), dilanjutkan dengan konsolidasi kader pada hari kedua, Ahad,” terang Dyah kepada PKS Jateng Online, Ahad (10/3).

Lebih lanjut Dyah mengatakan bahwa perempuan PKS Jateng siap memenangkan pasangan HP-Don yang diusung oleh Partainya.

Dan dalam agenda konsolidasi tersebut, diikuti oleh Peserta seluruh staff bidpuan jateng dan ketua kaderisasi se- jateng,biro usroh dan wasail. Agenda inti kemudian dilakukan konsolidasi kader perempuan PKS se-solo raya (Surakarta, Boyolali, Karang anyar dan Sukoharjo).

 

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/843/Gelar-Konsolidasi-Perempuan-PKS-Jateng-siap-menangkan-HP-Don
PKS : Perempuan pioner suksesnya pembangunan nasional http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/837/PKS-Perempuan-pioner-suksesnya-pembangunan-nasional Sat, 09 Mar 2013 09:14:02 +0700 Perempuan Jakarta, PKS Jateng Online—Hari perempuan sedunia yang jatuh pada hari Jum’at (8/3) menjadi hari yang menyejarah bagi para perempuan… Jakarta, PKS Jateng Online—Hari perempuan sedunia yang jatuh pada hari Jum’at (8/3) menjadi hari yang menyejarah bagi para perempuan di seluruh dunia. Untuk itu, perempuan dianggap sebagai faktor terpenting perkembangan pembangunan di dunia, dan terkhusus di Indonesia. hal ini disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) komisi VIII dari Fraksi PKS, Ledia Hanifa.

Ledia Hanifa menegaskan bahwa perempuan harus memiliki pendidikan yang layak, akses terhadap pelayanan kesehatan yang baik serta peluang untuk mengoptimalkan potensinya. Hal ini guna memberi kontribusi terbaik bagi kemanusiaan.

Kelayakan ini hendaknya dapat menjadi bekal untuk bahu-membahu bersama laki-laki untuk membangun negeri yang memberi kesejahteraan bagi penduduknya. Dan itu dimulai dari struktur sosial terkecil, yaitu keluarga.

"Kemitraan yang baik antara laki-laki dan perempuan mulai dari keluarga, masyarakat, negara bahkan sampai tingkat dunia Insya Allah akan mendorong kebaikan bagi umat manusia," Tegasnya.

Karena di Indonesia, aspek ketahanan keluarga menjadi hal yang diperhatikan. Dan itu tercantum dalam UU Nomor 52 tahun 2008 tentang kependudukan. Oleh karena itu dia berharap agar perempuan dan laki – laki salng bersinergi untuk membangun bangsa.

 

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/837/PKS-Perempuan-pioner-suksesnya-pembangunan-nasional
Prihatin kesehatan Bayi dan Ibu, RKI PKS Kota Pekalongan gelar seminar ASI http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/798/Prihatin-kesehatan-Bayi-dan-Ibu-RKI-PKS-Kota-Pekalongan-gelar-seminar-ASI Mon, 25 Feb 2013 11:27:07 +0700 Perempuan Pekalongan, PKS Jateng Online—Dalam rangka mensukseskan  kesehatan bayi dan Ibu, Rumah keluarga Indonesia (RKI) Partai Keadilan Sejahtera… Pekalongan, PKS Jateng Online—Dalam rangka mensukseskan  kesehatan bayi dan Ibu, Rumah keluarga Indonesia (RKI) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Pekalongan menyelenggarakan seminar yang diperuntukkan untuk para ibu, Ahad (24/02) di Gedung Wanita Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Agenda Seminar yang bertajuk "ASI Eklsklusif-Indonesia Kompetitif"  tersebut diikuti oleh 151 peserta ibu – ibu yang berasal dari perwakilan Ormas, kader Posyandu danperwakilan  Partai Politik di Kota Pekalongan. Dalam seminar tersebut diisi oleh narasumber dari pakar perempuan, yakni dr. Tejawati, Dinas Kseehatan Kota Pekalongan dan Titik Anggraeni,S.Pd.

Dr. Tejawati, salah satu narasumber mengungkapkan keprihatinnanya terhadap kesehatan bayi dan ibu di Indonesia, sehingga dia berharap para ibu lebih bisa memanfaatkan Air susu Ibu untuk kesehatan bayinya.

“ASI yang baik akan meningkatkan kesehatan anak, dan imbasnya Indonesia sehat bisa terealisasi,’ terannya.

Rencananya, pasca seminar ASI tersebut, para peserta akan mendapatkan follow up berupa kelas edukasi Laktasi.

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/798/Prihatin-kesehatan-Bayi-dan-Ibu-RKI-PKS-Kota-Pekalongan-gelar-seminar-ASI
Target 2 kursi perempuan, Bidpuan PKS Jateng gelar konsolidasi http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/793/Target-2-kursi-perempuan-Bidpuan-PKS-Jateng-gelar-konsolidasi Sat, 23 Feb 2013 17:33:35 +0700 Perempuan Salatiga, PKS Jateng Online—Dalam rangka melakukan konsolidasi internal jelang Pemilu 2014, Bidang Perempuan (Bidpuan) Dewan Pengurus Wilayah… Salatiga, PKS Jateng Online—Dalam rangka melakukan konsolidasi internal jelang Pemilu 2014, Bidang Perempuan (Bidpuan) Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Bidang Perempuan dengan agenda pembahasan pelaksanaan dan optimalisasi pemenangan Pemilu 2014, Jum’at (22/02) di Salatiga, Jawa Tengah.

Menurut Dyah Woro, Sekretaris Bidang Perempuan PKS Jateng, Bidpuan memiliki strategi khusus yang akan segera dieksekusi menjadi gerakan massif di lapangan.

“Insyaallah target bidpuan di Pemilu 2014 adalah mengantarkan 2 kursi perempuan untuk tingkat provinsi, sehingga hal tersebut akan memerlukan satu strategi yang jitu menuju ke arah sana,” ujar Dyah Woro kepada PKS Jateng Online.

Selain membahas pemenangan Pemilu, agenda Rakor tersebut juga membahas terkait optimalisasi Garuda Keadilan PKS.

Lebih lanjut Woro menyampaikan kepada masyarakat untuk mengajak anak – anaknya bergabung di garuda Keadilan.

“Bagi masyarakat yang menghendaki bergabung dengan garuda keadilan,kami membuka lebar –lebar  kesempatan itu,bersama - sama membina anak bangsa usia 16-30 tahun,” pungkasnya.

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/793/Target-2-kursi-perempuan-Bidpuan-PKS-Jateng-gelar-konsolidasi
Bidpuan PKS Kudus launching Gabungan Pengusaha Sejahtera http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/747/Bidpuan-PKS-Kudus-launching-Gabungan-Pengusaha-Sejahtera Tue, 12 Feb 2013 09:02:29 +0700 Perempuan Kudus, PKS Jateng Online—Dalam rangka memupuk jiwa wirausaha dan sebagai sarana komunikasi antar pengusaha PKS, bidang perempuan (Bidpuan) PKS… Kudus, PKS Jateng Online—Dalam rangka memupuk jiwa wirausaha dan sebagai sarana komunikasi antar pengusaha PKS, bidang perempuan (Bidpuan) PKS Kudus mendeklarasikan pembentukan gabungan Pengusaha Perempuan Sejahtera (GPP Sejahtera), Minggu (10/02) di Kudus Jawa Tengah.

Menurut Sekretaris Bidang perempuan PKS Jawa Tengah, Dyah Woro, Agenda semacam ini penting agar para pengusaha PKS lebih solid dan teroranisir dalam melaksanakan usahanya.

“para pengusaha perempuan PKS harus lebih rapi dalam memanajemen usahanya,” terang Woro kepada PKS Jateng Online.

Selain agenda utama launching GPP sejahtera, agenda hari itu juga dirangkaikan dengan Talkshow Succes Story Pengusaha Perempuan yang menghadirkan Narasumber Endang Sutirah, Pemilik Roudloh Bag Collection dan Yuni Lusiana, pemilik Bumbu Master Huha.

Untuk menyemangati kade perempuan PKS dalam berkontribusi, DPD PKS Kudus juga menggelar Lomba khusus PWK teladan, yang  dimenangkan oleh PWK DPC GEBOG. DPC Gebog menjadi juraa karena kegiatan di DPC ini rutin berjalan, struktur solid sampai tingkat DPRa, dan peserta expo banyak dan beragam mulai makanan sampai konveksi.

Rencananya, follow up dari agenda tersebut, para peserta akan dijadikan relawan PWK PKS Kudus. [MasDepe]

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/747/Bidpuan-PKS-Kudus-launching-Gabungan-Pengusaha-Sejahtera
Semarakan Muskercab, PKS Laweyan Launching Klinik Pengobatan Gratis http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/745/-Semarakan-Muskercab-PKS-Laweyan-Launching-Klinik-Pengobatan-Gratis Mon, 11 Feb 2013 14:29:13 +0700 Perempuan Surakarta, PKS Jateng Online—Dalam rangka menyukseskan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Partai Keadilan Sejahtera  Dewan Pimpinan… Surakarta, PKS Jateng Online—Dalam rangka menyukseskan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Partai Keadilan Sejahtera  Dewan Pimpinan Cabang Partai Keadilan Sejahtera (DPC PKS) Kecamatan Laweyan Kota Surakarta menyelenggarakan Launching Klinik Pengobatan Gratis dan Bakti Sosial Bertempat di Kantor DPC PKS Laweyan, Surakarta pada hari Minggu (10/2).

 Acara Launching Klinik Pengobatan Gratis dan bakti sosial ini merupakan program kerja Bidang perempuan DPC PKS Laweyan, Surakarta. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pengobatan gratis, cukur rambut gratis, bazar pakaian murah dan sembako murah. Semua kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memeriahkan musyawarah kerja cabang yang akan diselenggarakan pada hari Minggu, 24Februari 2013 mendatang.

 Acara dibuka langsung oleh ketua DPC PKS Laweyan, Anang Istanto. Dalam sambutannya, Anang menyampaikan, “Dengan Launching Klinik Pengobatan Gratis di kantor DPC Laweyan ini menunjukan PKS sebagai partai kader yang tetap peduli dan siap melayani masyarakat dalam hal kesehatan yang merupakan salah satu prasyarat kesejahteraan” ujarnya.

 Pengobatan gratis ini sebagai launching dari klinik pengobatan gratis yang akan dibuka praktik dokter di kantor DPC PKS Laweyan yang direncanakan secara rutin tiga kali dalam sepekan .

 Ratusan warga dari berbagai kelurahan di Laweyan datang dan antusias ikut memeriahkan acara tersebut. Acara ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh tokoh masyarakat Laweyan, Suwaris yang merupakan pimpinan media insani grup.

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/745/-Semarakan-Muskercab-PKS-Laweyan-Launching-Klinik-Pengobatan-Gratis
Peduli Keluarga, Pos WK PKS Jepara gelar Jepara Family Expo http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/709/Peduli-Keluarga-Pos-WK-PKS-Jepara-gelar-Jepara-Family-Expo Mon, 28 Jan 2013 13:09:33 +0700 Perempuan Jepara, PKS Jateng Online – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan dunia sosial humaniora, Bidang Kewanitaan (Bidpuan) Dewan… Jepara, PKS Jateng Online – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan dunia sosial humaniora, Bidang Kewanitaan (Bidpuan) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Jepara menggelar Family Expo, Ahad (27/01) di  Jepara Islamic Center (JIC) Jepara.

Agenda yang bertemakan “Ayo Belajar Biar Pintar”. ini dimeriahkan dengan Lomba menghias Nasi Goreng, Lomba menulis surat buat istri Workshop handycraft dari kain fanel dan Bazar PWK Jepara.

Menurut Ketua  DPD  PKS  Jepara, Saifudin Lc menyatakan PKS adalah Partai yang berbeda dengan partai yang lain.

“Partai yang lain hanya melakukan politik saja, sedangkan PKS memperjuang Jihad fii sabilillah. Kenapa dikatakan jihad fii sabilillah, karena PKS mempunyai tujuan memperbaiki diri, memperbaiki keluarga, memperbaiki masyarakat dan memperbaiki Negara,” Kata Saifudin dalam sambutannya.

Saifudin juga mengatakan bahwa Keluarga akan menentukan kemenangan Politik PKS dalam Pemilu 2014.

“Dengan Keluarga yang baik akan menyebar ke masyarakat sehingga target yang dicanangkan DPP PKS untuk 3 besar akan tercapai,” Tegas Saifudin.

Lebih lanjut Ketua Bidang Kewanitaan DPD PKS Jepara, Nurus Syahadah mengatakan, acara Family Expo bertujuan untuk memperkenalkan keberadaan Pos Wanita Keadilan (Pos WK) dan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) sebagai solusi permasalahan keluarga di masyarakat.

“Selain itu untuk mengokohkan peran dan fungsi Pos WK sebagai layanan sosial dan pemberdayaan masyarakat secara berkesinambungan di wilayah Jepara,” pungkas Syahadah. [Depe/wids]

 

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/709/Peduli-Keluarga-Pos-WK-PKS-Jepara-gelar-Jepara-Family-Expo
Jelang Pemilu, PKS Pemalang Luncurkan Pos Wanita Keadilan http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/707/Jelang-Pemilu-PKS-Pemalang-Luncurkan-Pos-Wanita-Keadilan Mon, 28 Jan 2013 12:22:50 +0700 Perempuan Pemalang, PKS Jateng Online---Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin mengokohkan menjadi Partai yang paling peduli dan dekat dengan masyarakat. Hal ini… Pemalang, PKS Jateng Online---Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin mengokohkan menjadi Partai yang paling peduli dan dekat dengan masyarakat. Hal ini bisa di lihat dari banyaknya agenda yang diperuntukkan untuk masyarakat di berbagai daerah di tanah air. Di Pemalang, DPC PKS Kota Pemalang meluncurkan Pos Wanita Keadilan (PWK) sebagai sarana konsolidasi perempuan PKS di Kecamatan Kota Pemalang, Ahad (27/01) di  Kelurahan Sumberharjo, Pemalang, Jawa Tengah.

Menurut Ketua Bidang perempuan PKS Jawa Tengah, Dyah Woro, adanya agenda Launching atau peluncuran PWK ini adalah sebagai bentuk komitmen perempuan PKS dalam rangka berkontribusi di tataran masyarakat.

"Kami ingin Perempuan PKS memiliki wadah yang jelas untuk memberikan kontribusinya kepada masyarakat. Untuk itu, PWK ini dibentuk untuk menampung dan mnyatukan perempuan PKS, lebih dari itu, khusus di Kota Pemalang ini, dibentuknya PWK ini merupakan amanah dari Dewan Pengurus Ranting (DPRa) Sumberharjo," Jelas Woro kepada PKS Jateng Online (27/01).

Acara peluncuran Pos Wanita Keadilian Pemalang yang diikuti oleh 200 peserta dari kader perempuan PKS se-Pemalang ini dirangkaikan dengan layanan kesehatan dan pasar murah untuk warga. [Depe]

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/707/Jelang-Pemilu-PKS-Pemalang-Luncurkan-Pos-Wanita-Keadilan
Perkuat peran kebangsaan, PWK PKS Blora adakan Talkshow Keluarga http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/691/Perkuat-peran-kebangsaan-PWK-PKS-Blora-adakan-Talkshow-Keluarga Tue, 22 Jan 2013 03:41:05 +0700 Perempuan Blora, PKS Jateng Online – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin mengokohkan diri sebagai Partai yang peduli kepada masyarakat. Setelah beberapa… Blora, PKS Jateng Online – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) semakin mengokohkan diri sebagai Partai yang peduli kepada masyarakat. Setelah beberapa waktu lalu PKS menjadi Partai paling terdepan dalam penanganan Banjir, di Blora, Partai yang mmeiliki jargon bekerja untuk Indonesia ini menggelar talkshow keluarga untuk ketahanan Keluarga, Minggu (20/01) di Blora, Jawa Tengah.

Agenda Talkshow Keluarga yang diikuti ratusan keluarga kader dan Pos Wanita Keadilan (PWK) se-Kabupaten Blora ini diadakan dalam rangka untuk menyolidkan keluarga sebagai tonggak dasar pembangunan dalam konteks kenegaraan.

Menurut Dyah Woro, Ketua Bidang Perempuan PKS Jawa Tengah, saat ini perempuan memiliki peranan penting dalam menjaga ketahanan keluarga, dalam konteks membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera.

“Kita ingin dengan terselenggaranya agenda ini, keluarga menjadi kokoh, sehingga hal tersebut menjadi penjamin ketahanan keluarga,” jelas Woro melalui Blackberry Massage kepada PKS Jateng Online, Senin (21/01).

Lebih Lanjut Woro mengatakan bahwa agenda ini juga untuk mensolidkan kembali Pos Wanita Keadilan ditingkat daerah.

“Selain keluarga, kita ingin PWK sebagai poros komunikasi perempuan PKS menjadi solid. Selain itu juga, kita ingin mengoptimalisasi peran PWK di tingkat masyarakat,” pungkas Woro.

ini foto peserta talkshow keluarga. Diadakan pd tgl 20 Januari kemarin. Peserta : kader dan pos wk di seluruh kabupaten blora. Tujuan pensolidan keluarga kader Dan pensolidan pos wk  Tujuan lain: optimalisasi peran pos wk di masyarakat.

Agenda Talkshow keluarga yang dselenggarakan bidang perempuan (bidpuan) DPD PKS Blora ini sendiri diisi langsung oleh salah satu tokoh perempuan Jawa Tengah, Dyah Rahmawati.

Reporter/Redaktur   : Dwi Purnawan

Foto                         : Bidpuan PKS Jateng

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/691/Perkuat-peran-kebangsaan-PWK-PKS-Blora-adakan-Talkshow-Keluarga
Tingkatkan Jiwa wirausaha, Perempuan PKS Kota Magelang Stuba ke RM Panjiwo http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/688/Tingkatkan-Jiwa-wirausaha-Perempuan-PKS-Kota-Magelang-Stuba-ke-RM-Panjiwo Mon, 21 Jan 2013 06:17:47 +0700 Perempuan Magelang, PKS Jateng Online—Sebagai bentuk pelatihan untuk meningkatkan jiwa dan semngat kewirausahaan, tidak hanya butuh skill yang mumpuni,…

Magelang, PKS Jateng Online—Sebagai bentuk pelatihan untuk meningkatkan jiwa dan semngat kewirausahaan, tidak hanya butuh skill yang mumpuni, akan tetapi butuh inspirasi dari banyak pengusaha yang sukses. Oleh karena itu, dalam rangka membentuk karakter kewirausahaan dalam diri para kader, Bidang Perempuan (Bidpuan) Partai keadilan Sejahtera (PKS) Kota Magelang menggelar study banding kewirausahaan ke Rumah Makan Panjiwo, Sabtu (19/01) di Magelang.

Menurut Ketau Bidang Perempuan PKS Kota Magelang, Eny Musana, agenda ini dilaksanakan dalam rangka untuk Meningkatkan Jiwa Entrepreneurship Kader Perempuan PKS Kota Magelang.

“Kita ingin menggali kisah sukses dari Rumah Makan Panjiwo ini dalam usahanya di bidang kuliner, agar para kader PKS kota Magelang, khususnya ibu – ibu ini dapat menjadikan beliau menjadi inspirasi untuk sukses di masa yang akan datang,” terang Eny, dalam rilisnya kepada PKS Jateng Online, Senin (21/01).

Seperti diketahui, Rumah Makan Panjiwo adalah Rumah Makan terkenal di Magelang. Rumah Makan ini saat ini sudah mendirikan cabang-cabang sudah tersebar di berbagai kota di Jawa Tengah bahkan sampai Jakarta. RM Panjiwo ini didirikan pada akhir  tahun 2004 tepatnya tanggal 24 Desember 2004, dimana pada saat itu, Ibu Edi yang PNS di lingkungan Pemkab Magelang. Dengan diawali niat ingin menciptakan lapangan pekerjaan untuk anak-anak muda yang masih nganggur, maka dirintislah RM. Panjiwo yang berlokasi di Jl. A.Yani persis di depan Rumah Sakit Jiwa Dr. Soerojo Magelang. Dan lokasi inilah yang kemudian menginspirasi untuk menciptakan nama PANJIWO yang berasal dari singkatan Depan Rumah Sakit Jiwo.

Dalam paparan yang disampaikan oleh Pemilik RM Panjiwo, Ibu Edi, ada prinsip yang harus dimiliki ketika seseorang ingin sukses ber wirausaha, yakni terkait kemampuan kita dalam doa dan usaha.

“Prinsip keberhasilan yang adalah DUIT yang merupakan singkatan dari Doa-Usaha-Ikhlas-Tawakal,“ Kata Pemilik utama RM Panjiwo ini.

Lebih lanjut Ibu Edi menyampakan bahwa usaha yang dilakoninya ini berawal dari hobi memasak sejak kecil.

“Karena saya Dilahirkan di lingkungan keluarga yang memiliki usaha di bidang catering di Semarang, maka saya tumbuh menjadi orang yang suka masak dan kemudian juga senang mengikuti kompetisi masak, pada akhirnya pernah juga dalam sebuah kompetisi, saya menjadi sebagai juara ,” tukas Ibu Edi.

Reporter/Foto : Humas PKS Kota Magelang

Redaktur : Dwi Purnawan/PKS Jateng Online

]]>
http://perempuan.pksjateng.or.id/index.php/read/news/detail/688/Tingkatkan-Jiwa-wirausaha-Perempuan-PKS-Kota-Magelang-Stuba-ke-RM-Panjiwo